Menjelang Arus Mudik Dan Arus Balik Lebaran,Pemerintah Diminta Segera Mengantisipasi Kerusakan Jalan

Palangka Raya, Media Dayak

      DPRD Provinsi Kalimamtan Tengah (Kalteng) meminta kepada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), agar mulai mengantisipasi sejumlah titik kerusakan jalan, menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran.

Pasalnya, sampai saat ini masih ada sejumlah titik yang belum tertangani secara maksimal, sehingga hal tersebut dapat menggangu kenyamanan pengguna jalan dan berdampak pada kelancaran arus mudik maupun arus balik.

“Lebih baik dari sekarang mengantipisasi lalu lintas menjelang arus mudik dan arus balik, khususnya terkait sarana dan prasarana, baik itu berupa jalan untuk segera ditingkatkan. Karena saat ini masih ada sejumlah titik yang menjadi perlintasan masyarakat belum tertangani secara maksimal.”Ucap anggota Komisi D DPRD Provinsi Kalteng, yang membidangi Infrastruktur dan Ketenagakerjaan, H.M. Rizal, saat dibincangi media ini, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Jumat (17/5) kemarin.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng III,meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Sukamara ini juga mengatakan, arus lalu lintas akan sangat padat pada saat 7 hari menjelang hari raya Idul Fitri dan 7 hari setelahnya, sehingga pihaknya berharap agar sejumlah ruas jalan utama seperti ruas Palangka Raya – Pangkoh – Bahaur, kemudian ruas Sampit – Ujung Pandaran – Kuala Pambuang dan ruas Kotawaringin lama (Kolam), bisa segera diantisipasi.

“Biasanya arus lalu lintas akan mulai padat 7 hari menjelang Lebaran dan 7 hari setelah Lebaran. Oleh karena itu sarana dan prasarana pum harus segera disiapkan demi kelancaran arus mudik maupun arus balik. Intinya, kerusakan – kerusakan tersebut jalan sampai mengganggu arus lalu lintas.”Tegas Politisi dari Fraksi Partai Golongam Karya (Golkar) ini.

Disisi lain, kepala PUPR Provinsi Kalteng, H. Shalahudin, saat dikonfirmasi Dayak Pos diruang kerjanya belum ini mengungkapkan, Pemprov. Kalteng menargetkan tujuh hari sebelum Lebaran, penanganan ruas jalan yang biasa dilalui pemudik selesai dikerjakan, sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan  aman dan nyaman.

“Menghadapi Lebaran 1440 Hijriah ini, kami melakukan perbaikan ruas jalan yang banyak dilalui masyarakat yang pulang ke kampung halamannya dan saat ini,  ruas jalan yang sedang ditangani meliputi Pangkoh-Bahaur, Pelantaran-Parenggean, Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama serta Sampit-Ujung Pandaran. Ruas jalan di Bukit Rawi pun diharapkan tidak banjir, sehingga mudah untuk dilalui.”Terang Shalahudin.

Selain itu, pihaknya juga telah membentuk tim khusus guna memastikan pengerjaan sejumlah ruas jalan tersebut agar terlaksana secara maksimal. Hingga nantinya tujuh hari sebelum dan sesudah Lebaran bisa dilalui pemudik tanpa mengalami hambatan.

“Pada hari-hari besar seperti ini, baik menjelang Lebaran maupun Natal dan tahun baru, kami selalu membentuk tim khusus menangani sejumlah ruas jalan yang dianggap strategis di Kalteng. Bahkan sejak dua minggu yang lalu tim kami telah diturunkan guna mengawasi setiap pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor yang menanganinya. Adapun penanganan yang dilakukan, berupa pemeliharaan ruas jalan yang mengalami kerusakan.”Bebernya.

Shalahudin juga menegaskan, kegiatan tersebut merupakan komitmen pemprov untuk memberikan jaminan kepada masyarakat, sehingga arus mudik maupun arus balik yang mereka lakukan tidak terganggu.

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap kepentingan masyarakat, sesuai komitmen dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Selain itu guna memberikan kenyamanan bagi pemudik, pemprov bekerjasama dengan instansi terkait lainnya juga akan mendirikan posko pengamanan dan pelayanan di sejumlah lokasi, seperti bandara, pelabuhan, terminal serta ruas jalan yang ramai dilalui pemudik.”Pungkas Shalahudin.(Nvd)