Kuala Kurun,Media Dayak
Ketua DPRD(Dewan Perwakilan Rakyat Daerah)Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Gumer menyatakan, pembangunan Gumas kedepan butuh anggaran yang besar.
“Kabupaten Gunung Mas akan lambat majunya kalau anggaran pembangunannya kecil. Kita butuh dukungan anggaran yang proporsional dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Tidak bisa kita hanya mengandalkan APBD kita,” tutur Gumer, Senin (20/5).
Anggaran dari pemerintah pusat itu, sambung Gumer, salah satunya Dana Alokasi Umum (DAU), dana perimbangan dan dana bagi hasil.
Ia berharap lima tahun kedepan, dana dari Pemerintah Pusat ke Gumas dapat meningkat setiap tahunnya supaya Gumas bertambah maju dan meningkat kesejahteraan masyarakatnya.
Selain anggaran pembangunan yang bersumber dari Pusat dan Provinsi, salah satu sumber pembiayaan pembangunan Gumas, lanjut Gumer, dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Keberhasilan pembangunan Gumas kedepan katanya, tidak terlepas dari peningkatan PAD dalam mendukung pelaksanaan pembangunan Gumas.
“Sesuai laporan pertanggung jawaban yang disampaikan saudara Bupati beberapa waktu, beliau (Arton S Dohong) mengungkapkan,2014 PAD terealisasi Rp 32 miliar lebih dari target Rp 29.1 miliar. Tahun 2015, terealisasi Rp 32.5 miliar dari target Rp.32.9 miliar. Tahun 2016 ditargetkan Rp 36.8 miliar dan terealisasi Rp.37.4 miliar,” kata Gumer.
Tahun 2017, kata Gumer, PAD terealisasi Rp 37.5 miliar dari target Rp 38.6 miliar. Tahun 2018, terealisasi Rp 42.1 miliar dari target Rp 38.6 miliar dan tahun ini, terealisasi Rp 3 miliar lebih dari target Rp 58.5 miliar.
“Pemerintahan selanjutnya, kita berharap PAD kita mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Tentu dibutuhkan upaya yang maksimal untuk meningkatkan PAD dengan menggali potensi potensi daerah sebagai sumber penerimaan,” ucapnya. (Nov)












