Masyarakat Minta Bantuan Rehab Rumah

Firdaus anggota DPRD Kabupaten Katingan. (Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Sehubungan dengan musibah banjir yang terjadi di hampir semua wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan beberapa waktu lalu, tidak sedikit rumah-rumah masyarakat yang dimasuki air banjir tersebut. Dari hulu hingga hilir.
Dengan cukup lamanya genangan air banjir tersebut tergenang di dalam rumah, tentu saja bagian lantai dan dinding rumahnya menjadi rusak. “Lantainya menggelembung dan terungkap. Bahkan bagian dinding rumahnya yang sudah tua dipastikan melapuk,” kata Firdaus ST, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan kepada sejumlah media, Jum’at pagi (9/10/2020), di ruang lobby DPRD setempat.
Kondisi seperti ini menurut Firdaus tidak hanya satu atau dua buah rumah saja. Tapi kalau dtotal-total ada puluhan buah rumah. “Utamanya rumah yang berbahan kayu,” ujar legislator Partai Amanat Nasional (PAN) iniĀ .
Fakta ini ditemuinya menurutnya ketika dirinya berkunjung ke wilayah hilir daerah pemilihan (dapil) II, seperti di desa-desa kecamatan Tasik Payawan, kecamatan Kamipang, dan satu desa di kecamatan Mendawai, yakni desa Tumbang Bulan (dulu Muara Bulan).
Sehubungan dengan itulah, anggota dewan asal daerah (dapil) Katingan II yang meliputi Wilayah kecamatan Tasik Payawan, Kamipang, Mendawai dan Katingan Kuala ini berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan agar membantu para korban musibah banjir dimaksud, khususnya yang tempat tinggalnya (rumahnya) dalam kondisi rusak parah lantaran musibah banjir tersebut. Sehingga, mengakibatkan rumah tersebut kurang layak lagi untuk ditempati. “Bantuan tersebut berupa dana atau pengadaan material, yang anggarannya berasal dari APBD Kabupaten Katingan,” ujarnya.
Sebab, mereka yang menjadi korban musibah banjir ini menurutnya setelah pasca banjir, mereka jangankan untuk memperbaiki rumahnya, untuk makan sehari-hari saja sangat kesulitan. “Ini fakta yang saya lihat sendiri saat saya mengunjungi ke beberapa rumah penduduk di desa, khususnya di bagian hilir(selatan) pada pasca banjir pekan lalu,” aku alumni Fakultas Teknik Sipil ini. Terkait pos anggaran untuk bantuan tersebut, lanjutnya, sebaiknya berada di Dinas Perkimtan ataupun di Dinas Sosial (Dinsos). (Kas/Lsn)