Masyarakat Diminta Hindari Aktivitas Bakar Lahan

Wagub Kalteng Habib Ismail bin Yahya saat memberikan arahan di Rakor Penanggulangan Kemiskinan se-Kalteng Tahun 2019, di Aula Bappedalitbang Kalteng, Selasa (9/7). (Media Dayak/Yanting).
Palangka Raya, Media Dayak
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya mengingatkan, masyarakat di provinsi ini untuk menghindari segala aktivitas yang berkaitan dengan pembakaran lahan. Hal ini sebagai upaya mendukung langkah pemerintah melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karuhtla) di Kalteng.
Meski dalam upaya pencegahan karhutla ini pemerintah telah memiliki tim khusus, dalam hal ini di bawah koordinator Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), namun peranan masyarakat sangat dituntut agar upaya pemerintah tersebut maksimal.
“Kita jaga bersama, hindari yang berkaitan dengan pembakaran lahan. Andaikata ditemukan titik yang memang terbakar, maka segera melaporkan kepada pihak terkait,” katanya usai menghadiri Rakor Penanggulangan Kemiskinan se-Kalteng, Selasa (9/7)
Pihaknya meminta pada titik yang dianggap rawan terjadi kebakaran, hendaknya didirikan posko siaga dan koordinasi dengan pemerintah setempat, baik kabupaten, kecamatan hingga desa. Keberadaan posko untuk mendukung langkah pencegahan dini agar kebakaran tidak meluas.
BPBD provinsi, kabupaten dan kota selaku instansi teknis sudah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiagaan. Bahkan Wagub mengklaim sarana dan prasarana instasi ini dalam pencegahan karhutla terus bertambah setiap tahun.
“Baik peralatan yang pengadaan dari pusat, atau yang memang dari anggaran daerah terus ditambah tiap tahun. Ya, tentu ini sebagai langkah nyata pemerintah mencegah kebakaran,” katanya.
Sebelumnya, Plt Kepala BPBD Kalteng Mofit Saptono Subagio menyebutkan, pihaknya melakukan koordinasi dua kali dalam satu hari dengan instansi terkait di kabupaten dan kota melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).
“Laporan yang disampaikan kabupaten dan kota akan diteruskan lagi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Jadi kalau upaya pencegahan sudah kami lakukan dengan maksimal,” bebernya.(YM)