Masyarakat agar ikut awasi pekerjaan proyek APBN maupun APBD

HAMPIR PUTUS-Jalan lingkungan yang ambruk dan hampir putus di jalan Karengan Juking Hara, desa Jambu, kecamatan Teweh Baru, kabupaten Barito Utara yang mendapat keluhan dari warga setempat.(Media Dayak : ist)
Muara Teweh, Media Dayak
Kerusakan jalan lingkungan yang ambruk dan hampir putus di jalan Karengan Juking Hara, desa Jambu, kecamatan Teweh Baru, kabupaten Barito Utara (Barut) mendapat keluhan dari warga setempat. Dimana selain menggangu aktivitas warga jalan tersebut juga sangat membahayakan bagi para pengendara yang melintas.
Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri, mengatakan, bahwa proyek pekerjaan jalan ini dikerjakan pada tahun anggaran 2018 lalu, namun sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.
“Kita sangat menyayangkan, dimana kualitas pekerjaannya perlu dipertanyakan, dan dalam hal ini dimana pengawasan dari instansi terkait,” ujar H Tajeri, Kamis (21/3).
Disampaikan Tajeri, bahwa dirinya sangat berharap agar kedepan proyek seperti ini tidak terulang kembali. Dan rekanan yg asal kerja perlu mendapat catatan khusus dari dinas yg memberikan proyek.
“Ini hanya salah satu contoh pekerjaan yang tidak sesuai degan harapan,walaupun masih banyak juga pekerjaan yang sesuai dengan standar dinas terkait,” ungkapnya.
Politisi dari parpol Gerindra ini juga menyampaikan, bahwa selaku wakil rakyat dirinya sangat menyayangkan hal seperti ini bisa terjadi berulang-ulang.
“Saya menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi semua proyek yang dananya bersumber dari APBD maupun APBN, karena pembiayaan proyek tersebut bersumber dari uang rakyat yaitu pajak yang kita bayarkan,” pungkasnya. (lna)