Lomba Besei Kambe Meriahkan Harjad ke-24 Pulang Pisau, Wabup Apresiasi Pelestarian Budaya Dayak

 
Pulang Pisau, Media Dayak 
 
Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, secara resmi membuka Lomba Besei Kambe yang digelar di Dermaga Taman Sumbu Kurung, Pulang Pisau, Kamis (9/7/2026). Perlombaan tradisional khas masyarakat Dayak tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.
 
Lomba diikuti sebanyak 21 tim yang terdiri atas 15 tim putra dan enam tim putri. Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari peserta maupun masyarakat yang memadati lokasi perlombaan.
 
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta mengatakan bahwa pelaksanaan Lomba Besei Kambe merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam melestarikan budaya sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.
 
“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan perlombaan Besei Kambe. Saya didampingi Kadishubperkim Ferdinand Yacobvella selaku Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau ke-24 dan Kadis Budporapar Andriani selaku Ketua Panitia Lomba Besei Kambe,” ujarnya.
 
Ia mengapresiasi terselenggaranya perlombaan tersebut karena merupakan salah satu olahraga tradisional yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Dayak.
 
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena Besei Kambe merupakan lomba tradisional yang biasa dilaksanakan masyarakat Dayak. Selain sebagai ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencari bibit-bibit atlet yang nantinya dipersiapkan mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
 
Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai budaya dan semangat kebersamaan masyarakat Dayak dapat terus dilestarikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu berprestasi dalam olahraga tradisional.
 
Lomba Besei Kambe ini menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2026, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya lokal.(Alp/Lsn)