Lima Atlet Karate di Montallat Raih Tiga Emas Dalam Kejurnas di Jakarta

LIMA ATLET PERAIH MEDALI-Lima atlet karate asal Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara peraih medali pada Kejurnas Open Karate Senkaido Championship The Menpora Cup Series yang berlangsung di Jakarta Timur, 25-27 Oktober 2019. (Media Dayak:ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Lima atlet karate dari Dojo Majaro Polsek Montallat-Tumpung Laung, kecamatan Montallat, kabupaten Barito Utara (Barut). Ke lima ini berhasil berhasil meraih 3 emas, satu perak dan satu perunggu.

Mereka berasil meraih medali rmas, perak dan perunggu di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Karate Senkaido Championship The Menpora Cup Series yang berlangsung di Jakarta Timur, 25-27 Oktober 2019.

Ke lima pelajar di tingkat SD, SMP dan SLTA di kecamatan Montallat ini yaitu Abdul Mazied, Ajeng Setya, Adelia Cerylla, Angellina Anggun dan Cahaya. Mereka didampingi pelatih Ellysa R Ocha. Kesuksesan ini merupakan kado indah tersendiri bagi mereka.

Menurut Ellysa R Ocha pelatih karateka, untuk ikut serta di ajang Kejuaraan Nasional berangkat dengan dana seadanya. Namun bukan menjadi penghalang bagi mereka (5 atlet) ini untuk terus berprestasi, belajar serta mencari pengalaman.

“Menang dengan kebanggaan atau kalah dengan terhormat. Terus berprestasi dan selalu membumi jadi motivas mereka. Persiapan atlet sudah dari jauh hari, sebab di Tumpung Laung mereka rutin latihan 2 kali dalam seminggu di halaman Polsek Montallat,” katanya melalui pesan WhatsApp (WA) kemarin.

Dikatakannya, hasil ini mudah mudahan bermanfaat.

“Harapan kami dari sini, semoga ada perhatian dan dukungan dari Pemerintah Daerah. Yang sangat kami butuhkan adalah matras dan tempat latihan yang anti panas dan hujan,” kata Ocha, Selasa (29/10) kemarin.

Sebab, kata Ocha, selama ini latihannya di atas semen/outdoor, bahkan kadang-kadang mereka latihan di peranginan persawahan.

“Matras dan alat pertandingan sangat benar-benar kami butuhkan, agar anak-anak bisa latihan semaksimal mungkin. Latihan di atas semen sangat berbeda dengan latihan di atas matras,” pungkasnya. (lna)