Lelang Jabatan Telah Dilaksanakan, Pelantikan Pejabat Tunggu Jadwal Bupati

SELEKSI JABATAN – Para pejabat dilingkup Pemkab Barito Utara saat mengikuti proses seleksi lelang jabatan atau asesmen yang digelar di Kalimantan Selatan, Februari lalu. (Foto : Media Dayak/ist)
Muara Teweh, Media Dayak
Seleksi lelang jabatan (asesmen) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten B (Pemkab) Barito Utara (Barut) pada Februari 2023 lalu sudah dilaksanakan dan job fit pada bulan Maret ini. Hasil akhir dari 2 kegiatan tersebut akan diputuskan oleh Bupati Barito Utara, H Nadalsyah.
Para Aparatur Sipil Negara atau ASN yang mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tersebut adalah pejabat eselon III. Jika lolos seleksi, mereka akan menduduki jabatan eselon IIb, yakni kepala dinas (Kadis) atau Kepala Badan (Kaban).
6 (enam) jabatan yang dilelang meliputi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan PPA, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Staf Ahli Bupati.
Sedangkan, job fit dilaksanakan bagi JPT Pratama minimal 1 tahun setelah yang bersangkutan menduduki jabatan atau menjadi kewajiban saat 5 (lima) tahun menjabat.
Berdasarkan data yang diterima, memperlihatkan pengumuman hasil seleksi JPT Pratama yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi, Drs Muhlis, yakni :
(1) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Barito Utara :
Sri Hartati dengan nilai akhir 85,9 (peringkat I), Indrayadi dengan nilai akhir 79,6 (peringkat II), dan Enny Franziah nilai akhir 78,5 (peringkat III).
(2) Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara : Mihrab Buanapati dengan nilai akhir 83,2 (peringkat I), Abdul Muin dengan nilai akhir 79,6 (peringkat II) dan Yoyok Harijatmiko dengan nilai akhir 77,6 (peringakat III).
(3) Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Barito Utara: Simamoraturahman dengan nilai akhir 83,9 (peringkat I), Binawan dengan nilai akhir 80,4 (peringkat II) dan Nailil Fasihah dengan nilai akhir 77,9 (peringkat III).
(4) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Barito Utara, Ajirni dengan nilai akhir 84,0 (peringkat I), Dewi Handayani dengan nilai akhir 83,6 (peringkat II) dan Tri Indra Hartono dengan nilai akhir 81 (peringkat III).
(5) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Barito Utara : Silas Patung dengan nilai akhir 85,7 (peringkat I), Rayadi dengan nilai akhir 81,4 (peringkat II) dan Sampurnamurni Yati dengan nilai akhir 81,1 (peringkat III).
(6) Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan dengan nilai akhir 84,2 (peringkat I), Dr Akhmad Rizalie dengan nilai akhir 84 (peringkat II) dan Heri Gunawan DK dengan nilai akhir 81,7 (peringkat III).
Apakah peringkat I otomatis menjadi kadis atau kaban? Ketua Pansel sekaligus Sekda Barito Utara, Drs Muhlis, menjelaskan, peringkat I-III sudah disampaikan oleh bupati kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Dikatakan Sekda Muhlis rekomendasi dari KASN telah terbit dan turun kepada bupati. “Intinya 3 (tiga) nama pada setiap JPT Pratama yang diseleksi dinilai memenuhi syarat. Mereka layak menduduki jabatan. Terserah Pak Bupati memilih ASN yang mana. Itu wewenang beliau,” kata Muhlis kepada media ini, Minggu (12/3)2023).
Benarkah pelantikan sebelum ibadah puasa dimulai? Menurut Sekda Muhlis, pelantikan pejabat menunggu jadwal bupati. “Nanti melihat perkembangan. Karena saat pejabat baru dilantik, akan ada gerbong yang bergerak,” sebut mantan Kepala Bappeda Barito Utara ini.
13 Pejabat Tinggi Pratama atau Kadis-Kaban Jalani Job Fit
Masih terkait dengan elit birokrat di Kabupaten Barito Utara, sebanyak 13 pejabat eselon IIb menjalani job fit atau bisa disebut juga uji kesesuaian di Muara Teweh, pekan kedua Maret 2023.
Mereka yang mengikuti job fit, adalah Siswandoyo, Syahmiludin A Surapati, Sugeng, Anisa Cahyawati, Jainal Abidin, Hajrannor, Jufriansyah, drg Dwi Agus S, Agus Siswadi, Edi Kesumajaya, Ardian, Hendro Nakalelo, dan Mastur.
Sekda Barito Utara, Drs Muhlis, mengatakan, tujuan job fit untuk mengeavaluasi kinerja seorang ASN eselon II. “Bisa saja pejabat yang bersangkutan dipertahankan, atau dipindah tugas ke posisi lain. Itu semua dinilai melalui job fit. Bupati memutuskan nanti siapa yang dilantik,”kata Sekda Barito Utara, Drs Muhlis. (lna/rsn)