Legislator Ungkap Dibutuhkan Kiat Dan Program Untuk Pengembangan Wisata Air Hitam

Anggota DPRD Palangka Raya, Beta Syailendra (Tengah), saat gelar RDP antara Komisi C DPRD Palangka Raya dengan Disparbudpora, Pokdarwis serta pengelola kawasan wisata air hitam, Rabu (17/2/2021). (MD Isen Mulang/Media Dayak)

Palangka Raya, Media Dayak

Pengembangan destinasi wisata ’Air Hitam’ Palangka Raya, menjadi tajuk utama dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi C DPRD Palangka Raya dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta pengelola kawasan wisata air hitam.

RDP yang digelar di Aula Disparbudpora, tersebut dihadiri jajaran dinas terkait, pihak kecamatan dan kelurahan, RT/RW dan tokoh masyarakat yang berada di sekitaran kawasan wisata air hitam.

Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya, Beta Syailendra, mengatakan, dalam RDP tersebut memfokuskan bagaimana kiat dan program yang dijalankan pemerintah daerah dalam mengembangkan wisata air hitam.

“Tadi pokdarwis dan para pengelola wisata turut membahas mengenai program pemasaran, pengembangan ekonomi kreatif, hingga pengembangan sumber daya pariwisata, ”jelas Beta Syailendra usai kegiatan, Rabu (17/2/2021).

Beta mengungkapkan, RDP tersebut merupakan tindaklanjut dari pertemuan dan kunjungan-kunjungan yang sebelumnya dilakukan komisi C guna merumuskan program yang tepat untuk meningkatkan potensi wisata air hitam. “Sejatinya pengembangan wisata selain merupakan upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar wisata,”tambah Beta.

Dirinya mencontohkan, berdampak kepada para pedagang, penyedia jasa hiburan dan kapal susur sungai, hingga layanan lain di sekitar wisata air hitam akan turut meningkat. “Intinya, program yang sudah bisa dijalankan harus ditingkatkan, dan yang masih kurang bisa diperbaiki dan dievaluasi secara berkala,” tutup politisi PAN ini. (MCIM/YM/Rsn)