Legislator : PAD dari Pajak dan Retribusi Masih Bisa Ditingkatkan

Foto : Toga H. Nadeak

Palangka Raya, Media Dayak

DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, pada rapat Paripurna beberapa waktu lalu telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020.

Menurut anggota DPRD Kalteng Toga H. Nadeak, pendapatan daerah telah ditargetkan sebesar Rp5,131 triliun lebih, sementara belanja daerah sebesar Rp5,399 triliun lebih. Namun, meski ada peningkatan dari APBD 2019, khususnya pendapatan daerah sebesar 3,59 persen, DPRD Kalteng menilai peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah ini masih ada.

“Kami mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan Pemprov Kalteng yang telah meningkatkan pendapatan daerah disbanding tahun lalu sebesar 3,59 persen. Namun, fraksi NasDem berpendapat bahwa sebenarnya Pemprov dapat lebih besar menargetkan pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi,”Ucap Toga, saat dibincangi Dayak Pos di gedung dewan, jalan S.Parman, Kamis (28/11).

wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini juga mengatakan, pendapatan yang besar dapat digunakan untuk membiayai pembangunan Kalteng, agar lebih baik dan fokus untuk mengejar ketertinggalan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan, sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kalteng tahun 2016-2021, RAPBD 2020 memang sudah sepatutnya diupayakan untuk lebih fokus pada pembangunan bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan bidang ekonomi secara luas.

“Kalteng selama ini memang masih sangat perlu dibidang pembangunan tersebut, terutama pembangunan jalan dan peningkatan kualitas jalan untuk membuka isolasi diwilayah Kalteng,” terang Anggota Komisi I DPRD Kalteng, bidang pemerintahan, hukum dan keuangan ini.

Sementara bidang pendidikan dan kesehatan juga dinilai sangat perlu karena masih banyaknya fasilitas pendidikan dan kesehatan di Bumi Tambun Bungai ini belum terpenuhi secara merata.

“Kemudian dibidang ekonomi juga perlu lebih ditingkatkan dengan memberikan berbagai fasilitas pelayanan public dan menciptakan peluang-peluang usaha bagi masyarakat dengan potensi yang dimiliki oleh daerah setempat,” pungkas Politisi dari Partai NasDem ini.(Nvd)