Legislator Minta Penegasan Pemkab Soal Keikutsertaan di Porprov

Anggota DPRD sekaligus Ketua PBVSI Gumas Evandi. (Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Evandi meminta penegasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas, apakah Gumas ikut Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) atau tidak.
Penegasan dari Pemkab soal kepastian keikutsertaan Gumas di Porprov pertengahan Juni 2023 di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur sangat penting.
“Yang kami tahu, anggaran yang tersedia hanya untuk pelatihan, sedangkan untuk keberangkatan dan kegiatan pertandingan di Porprov, sepengetahuan kami anggarannya belum ada. Mohon ini menjadi perhatian,” kata Evandi, Jumat (5/5).
Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Gumas itu menegaskan, kalau Gumas ikut, segera dicari solusi soal anggaran, dan segera bentuk kontingen Gumas.
Kalau Gumas tidak ikut, anggaran untuk pelatihan dialihkan saja untuk kegiatan pembinaan oleh pengurus cabang olahraga (cabor) dalam meningkatkan prestasi atlet, karena tugas pengurus cabor melakukan pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.
Terkait dana hibah KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) 800 juta, Evandi menilai dana 400 juta untuk Porprov sangat minim.
Keinginan cabor mengikuti Porprov sangat besar, sementara anggaran yang ada sangat tidak memungkinkan.
“Kasihan atlet kita (voli) juga atlet cabor yang lain, harapan mereka berlaga di Porprov bisa kandas dengan anggaran sebesar itu. Jangan berikan harapan palsu untuk cabor,” serunya.
“Anggaran untuk mengikuti Porprov belum tersedia. Mohon ketegasan pemerintah daerah. Kalau menggunakan dana pribadi pengurus cabor, itu tidak mungkin,” ujarnya.
“Kalau ada persoalan di KONI selesaikan dengan baik. Jangan korbankan semangat cabor mengikuti Porprov,” tutur Politikus NasDem itu.
Legislator dua periode itu memperingatkan, jangan sampai olahraga di Gumas menjadi korban dari kepentingan-kepentingan yang tidak jelas.
“Berfokuslah pada kemajuan olahraga di Gunung Mas, bukan pada kepentingan pribadi dan kelompok,” katanya memungkas. (Nov/Aw)