Legislator Menilai Penundaan Belajar Tatap Muka Sudah Tepat

Tampak siswa sedang melakukan pembelajaran jarak jauh. (Media Dayak/MC IsenMulang)

Palangka Raya, Media Dayak

Penerapan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi merupakan salah satu pencegahan penularan covid-19. Sebagaimana diketahui pembelajaran tatap muka di Kota Palangka Raya yang seyogyanya mulai berjalan bulan Januari 2021 atau Semester Genap Ajaran 2020/2021, kembali ditiadakan, alias tetap dilaksanakan secara daring.

Hal tersebut merupakan kesepakatan dari rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Tim Satgas Covid-19 bersama pihak pemerintah provinsi serta Kanwil Kemenag, belum lama ini.

Keputusan ditundanya kembali sistem belajar mengajar tatap muka tersebut mendapat dukungan dari para wakil rakyat di DPRD kota Palangka Raya.

“Keputusan ini tentu sudah dikaji dan dievaluasi lebih matang. Kami dukung langkah penundaan ini,”ungkap Wakil Ketua II Komisi C DPRD Palangka Raya, Shopie Ariany, Kamis (7/1/2021).

Disadari lanjut Shopie, kasus orang yang terinveksi covid-19 saat ini terus meningkat. Terutama pada gelombang kedua sebaran covid-19 di tahun ini.

“Mengacu lonjakan kasus covid-19 yang masih tinggi, maka menurut kami tidak perlu tergesa-gesa dulu melaksanakan pembelajaran tatap muka,” ujarnya.

Intinya sambung Shopie, masyarakat Palangka Raya, khususnya para orang tua dan wali murid untuk bersabar dan ikhlas atas keputusan tersebut. Karena itu merupakan upaya melindungi masyarakat dari penyebaran virus covid-19.

“Kita berharap di tahun 2021 ini kondisi akan lebih baik lagi, sehingga dampak covid-19 tidak akan terus memporak porandakan kesehatan, ekonomi, pendidikan dan pembangunan,” pungkasnya (MCIM/Ytm/Lsn)