Legislator ini Sarankan PDAM di Audit

Rimbun

Sampit, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kenaikan tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menuai controversial berkepanjangan. Bahkan Anggota Komisi I DPRD Kotim , Rimbun menginisiasikan agar PDAM Kotim dilakukan audit ulang. Dalam hal ini dilakukan Inspektorat setempat. Rimbun pun sepakat untuk menolak kenaikan tarif PDAM tersebut. “Saya mendorong dan mendesak agar ada kebetranian dari lembaga DPRD juga turut untuk menyurati agar dilakukan audit kepada PDAM Kotim. “kata Rimbun.

Audit ini, kata dia pilihan lain selain dibentuknya panitia khusus (pansus) untuk DPRD menyelidiki persoalan yang selama ini terjadi di PDAM itu sehingga manajemen selalu mengalami kerugian setiap tahunnya Apalagi, kata Rimbun dalam kerjasama PDAM dengan pihak ketiga yakni PT Adaro itu perlu ditelusuri lebih jauh mulai dari system dan mekanisme yang dilaksanakan. “Karena sepertinya menaikan tarif PDAM ini memang satu-satunya jalan menyeleamatkan perusahaan itu. Kalau begitu kalau tidak dipansus kan kita dorong audit saja oleh Inspektorat terhadap PDAM selama ini. Dimana letak kesalahanya serta persoalannya supaya bisa dipikirkan secara bersama-sama,”kata Rimbun.

Rimbun menyebutkan jika memang pilihan lainnya seperti pernyertaan modal harus digulirkan kembali maka DPRD tentunya akan mengambil langkah itu asalkan dasar hukumnya diperbaharui. Selain itu juga harus dilakukan cepat menjelang pembahasan RAPBD 2022 ini supaya bisa teranggarkan di penyertaan modal. “Kalau memang bisa disubsidi pemerintah dengan penyertaan modal kenapa tidak, karena kondisi masyarakat sedang susah. Jangan ditambah lagi dengan kenaikan tariff yang drastic ini. “ujar Rimbun.

Tahun 2020 silam, kata dia anggaran penyertaan modal kepada PDAM disetujui DPRD. Saat itu memang sempat mereka pertanyakan bahkan nyaris ditolak penganggaranya. Akan tetapi karena waktu itu legalitas penganggaran jelas dan tujuannya bisa dimengerti maka disetujui. “Kalau tidak salah sekitar Rp 8 miliar waktu itu anggarannya,”kata Rimbun. (Em/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *