Legislator Dukung Pembangunan Pasar,Namun Dengan Catatan

Pdt Rayaniantie Djangkan,M.Th ( Anggota DPRD Gumas)

Bacaan Lainnya

Kuala Kurun,Media Dayak

Legislator perempuan dari Partai Amanat Nasional(PAN),Pdt Rayaniatie Djangkan,menyambut baik pembangunan pasar di Tewah,Kecamatan Tewah dan Napoi,Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas(Gumas)oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gumas.

Namun begitu,anggota komisi dua DPRD(Dewan Perwakilan Rakyat Daerah)Gumas itu memberikan catatan,menurutnya dalam pembangunan pasar di Gumas jangan semata mata membangun secara fisik.

“Tidak hanya sampai disitu(bangunan fisik),azas manfaatnya harus ada dan nyata bagi masyarakat,jangan sampai bangunannya tidak berfungsi karena perencanaannya yang kurang matang,kita(DPRD)ingin bangunan pasar yang nantinya dibangun bahkan bangunan pasar yang sudah ada,nyata manfaatnya dan berfungsi dengan baik,” kata Raya,Jumat(25/1).

Keberadaan bangunan pasar di Tewah dan Napoi nantinya,Raya berharap dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat,masyarakat mendapat manfaat dari pasar itu,taraf ekonomi meningkat.

“Kita ingin nantinya warga lokal diberdayakan dalam pemanfaatan pasar, blok blok yang ada di pasar dapat diisi oleh pedagang dari warga lokal,warga lokal mampu kok berdagang,” ujarnya.

Wakil rakyat dapil satu itupun berpesan kepada warga lokal yang nantinya berdagang dipasar Tewah dan Napoi supaya berdagang dengan ramah dan tekun,hasil yang sedikit disyukuri dan ditabung untuk modal usaha menuju kesuksesan.

“Jatuh bangun dalam berdagang itu biasa,itu menempa pedagang untuk makin kuat dan gigih dalam mencapai kesuksesan dengan tetap rendah hati,pedagang lokal kita harap berhasil dan sukses,” ucap Raya.

Diberitakan sebelumnya,Kadisperindag Gumas,Yulianus H Umar,mengatakan tahun ini dibangun pasar di Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah dan Kelurahan Napoi Kecamatan Miri Manasa.

“(Anggaran pembangunan pasar)dari dana DAK(Dana Alokasi Kusus)ya.Untuk Kelurahan Tewah,budget nya kurang lebih Rp 2 Miliar dan Kelurahan Napoi Rp 1,2 Miliar,” kata Yulianus.

“Pembangunannya melalui tahapan,mulai perencanaan dengan dibuat gambar dan RAB(rincian anggaran biaya),dilanjutkan tahap pelelangan, kemudian pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor pemenang lelang.Kita harap  triwulan dua pekerjaan sudah dimulai,” jelasnya.(Nov/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *