Legislator Dorong Masyarakat Disiplin Cegah Penyakit Menular

DPRD Kalteng, Wengga Pebri Dwi Tananda (Media Dayak/DPRD Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Wengga Pebri Dwi Tananda, mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan ancaman penyakit menular. Menurutnya, menjaga kesehatan dan kebersihan adalah upaya sederhana namun memiliki dampak besar dalam melindungi diri maupun keluarga.
Ia menilai, saat ini pola hidup masyarakat masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal kebersihan lingkungan rumah dan kebiasaan menjaga kebugaran tubuh. “Kalau badan mulai terasa tidak fit, langkah awal yang bisa dilakukan adalah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan,” jelas Wengga, Senin (22/9).
Menurut legislator muda asal Kotawaringin Timur tersebut, kesadaran masyarakat menjadi benteng pertama dalam memutus rantai penularan. Karena itu, ia mendorong agar pemerintah daerah bersama dinas terkait terus memberikan edukasi kesehatan secara berkelanjutan, baik melalui sosialisasi langsung maupun media informasi.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Orang tua diharapkan bisa menjadi teladan dengan membiasakan perilaku hidup bersih, seperti mencuci tangan dengan benar, mengonsumsi makanan sehat, dan menjaga lingkungan tetap rapi serta bebas dari sampah.
“Kalau kebiasaan ini ditanamkan sejak dini, generasi muda akan tumbuh dengan pola pikir yang sehat. Mereka akan terbiasa menjaga kebersihan, sehingga risiko penularan penyakit juga berkurang,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dampak penyakit menular tidak hanya terbatas pada aspek kesehatan, tetapi juga bisa memengaruhi perekonomian. Tingginya biaya pengobatan dan hilangnya produktivitas akibat sakit menjadi beban tersendiri bagi masyarakat.
Selain itu, ia mendorong adanya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung program-program kesehatan. Misalnya, penyediaan fasilitas umum yang bersih, akses air layak, serta ruang terbuka hijau yang bisa dimanfaatkan warga untuk berolahraga.
“Kalau semua elemen berkomitmen, maka upaya pencegahan bisa berjalan lebih maksimal. Pada akhirnya, kesehatan masyarakat akan berdampak langsung pada meningkatnya kualitas hidup dan kesejahteraan,” tutupnya.(YM/AW)