Muhammad Kurniawan, Ketua Komisi IV DPRD Kotim.
Sampit, Media Dayak
Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timnur (Kotim) meminta pemerintah daerah untuk meninggalkan pembangunan yang sifatnya mercusuar dan minim manfaat. Pemerintahan Halikinnor-Irawati diminta meningkatkan pembangunan yang bersentuhan dengan kepentingan orang banyak.
“Kami mengingatkan pemda untuk merubah mindset pembangunan. Jangan lagi pembangunan yang bersifat iconic tapi minim manfaat,” kata Muhammad Kurniawan Ketua Komisi IV DPRD Kotim.
Saat ini kata Kurniawan ada sejumlah program yang tidak terbiayai lantaran minimnya anggaran, Seperti Jalan Panjaitan sekitar Pasar Sejumput. Jalan tersebut sudah banyak berlubang dan rusak parah. Ditambah aliran sungai sebelah Masjid At Taqwa juga banya mengalami sedimentasi dan tak pernah tersentuh.
“Ini artinya kebutuhan akan pembangunan disektor-sektor yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat cukup banyak. Jangan sampai dibebankan APBD untuk membiayai sektor-sektor yang sifatnya ikonik saja,” tegasnya.













