Lantik 5 Damang Kecamatan, Jaya Ingatkan Sinergisitas dan Kebijaksanaan

Bupati Gumas yang juga Ketua DAD Gumas Jaya Samaya Monong, melantik dan mengambil sumpah/janji lima Damang Kepala Adat kecamatan untuk masa Jabatan 2026-2032 di Aula Bapperida, Jumat (13/2/2026).(Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Bupati Gunung Mas (Gumas) yang juga Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Gumas Jaya Samaya Monong, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji lima Damang Kepala Adat kecamatan untuk masa Jabatan 2026-2032 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Jumat (13/2/2026).
Kelima Damang kecamatan tersebut, yakni Damang Kepala Adat Kecamatan Kecamatan Kurun adalah Yuelis Untung, Damang Kepala Adat Kecamatan Kahayan Hulu Utara adalah Evapras, Damang Kepala Adat Kecamatan Rungan adalah Kuling, Damang Kepala Adat Kecamatan Rungan Barat adalah Komardi, dan Damang Kepala Adat Kecamatan Manuhing adalah Darno.
Dalam sambutannya, Jaya mengingatkan agar para Damang harus bersinergi dengan semua pihak, menjalankan tugas dengan penuh integritas, dan bijaksana dalam mengambil keputusan, serta selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.
“Sinergisitas adalah kunci. Damang yang ada di wilayah Kabupaten Gunung Mas ini harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, aparat penegak hukum,dan seluruh elemen masyarakat. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Bangun komunikasi yang harmonis demi menjaga stabilitas dan ketertiban di wilayah masing-masing,” tegas Jaya .
Lebih lanjut Jaya menyatakan, pelantikan tersebut menjadi pijakan yang kuat bagi Damang Kepala Adat Kecamatan dalam mengemban amanah mulia menjaga marwah adat, mempererat persatuan, serta menjadi penyeimbang dalam kehidupan sosial masyarakat.
Jabatan yang disematkan di pundak seorang Damang bukanlah simbol kekuasaan, melainkan kepercayaan besar dari masyarakat adat. Damang kepala adat harus mampu berdiri tegak sebagai pengayom, penegak hukum adat, sekaligus penjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat.
“Setiap Damang Kepala Adat di wilayah ini harus menyadari sepenuhnya bahwa amanah ini bukan hal biasa. Tanggung jawab tersebut menuntut integritas, kebijaksanaan, dan keberanian dalam mengambil keputusan yang adil serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tegas Jaya.
Turut hadir unsur Forkopimda,Ketua Harian DAD Herbert Y Asin, Sekretaris DAD Helie Gaman, sejumlah kepala OPD, camat dan tamu undangan lainnya.(Nov/Aw)