Kue Ramadhan di Katingan Aman Dikonsumsi

Bupati Katingan, Sakariyas SE, di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, dr Robertus Pramuryanto Msi, saat memantau semua pedagang kue Ramadhan, yang dijual oleh pedagang kue di depan tokonya masing-masing baik yang ada di di Kelurahan Kasongan Baru maupun di Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir, Senin sore, (26/4) tadi. (Media Dayak)

Kasongan, Media Dayak

Semua kue Ramadhan yang dijual oleh masyarakat Katingan, khususnya di kelurahan Kasongan Lama dan di kelurahan Kasongan Baru Kecamatan Katingan Hilir aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. Demikian dikatakan, Bupati Katingan, Sakariyas kepada sejumlah media, Senin sore (26/4).

Menurut Bupati, berdasarkan 40 jenis kue sebagai sample yang diperiksa di laboterium (lab) oleh tenaga teknis dari Balai POM kota Palangka Raya mobile, Senin sore (26/4) tadi. “Dari 40 sample kue Ramadhan yang diambil sebagai sample tersebut, ternyata hasilnya bagus, dan tidak membahayakan bagi konsumen,”jelas Bupati.

Sebab, semua kue tersebut, disamping alami, kue-kue yang dibuat dan dijualnya kepada konsumen itu tidak menggunakan pewarna buatan serta tidak ada campuran zat pengawet.

Meskipun aman untuk dikonsumsi, namun dirinya meminta kepada para pedagang kue Ramadhan tersebut agar menjaga kualitas kue dimaksud, terutama menjaga yang berhubungan dengan kesehatan tubuh pembeli (konsumen).

Maksudnya, lanjutnya, semua kue yang dijual tersebut agar ditutup menggunakan plastik transparan, sehingga tidak dihurungi binatang seperti lalat, semut dan sejenisnya. Kalau perlu disampingnya dinyalakan lilin. “Sebab, musim kemarau saat ini binatang-binatang seperti itu paling suka mengurung semua jenis makanan, yang akan mendatangkan penyakit diare,”ungkap orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini.

Selanjutnya, dalam pemantauannya, mantan pimpinan Bank Kalteng Cabang Kasongan ini, juga mengingatkan kepada pedagang maupun konsumennya agar mentaati protokol kesehatan (prokes). Maksudnya, baik pedagang kuenya maupun konsumennya agar menggunakan masker, tidak berkerumun dan menjaga jarak. “Ini semua, untuk menghindari meningkatnya pandemi COVID-19, di daerah kita,” ingatnya. (Yul/Rsn)