KPU Gelar Simulasi Pencoblosan Pemilu

Pelaksanaan simulasi pencoblosan pemilu 2024, Rabu (31/1), di halaman KPU Kabupaten Katingan. (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Katingan gelar simulasi pencoblosan pemilihan umum (pemilu) untuk hari H nanti, Rabu (31/1), di halaman KPU setempat.
 
Hadir dalam simulasi tersebut, selain puluhan masyarakat Kasongan yang dijadikan sample peserta untuk menggunakan hak suaranya pada hari H nanti, juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan OPD lingkup Pemkab Katingan terkait, anggota Bawaslu dan forkopimda.
 
Ketua KPU Kabupaten Katingan, Wahyuni saat dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut, kepada sejumlah awak media mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Katingan, khususnya yang sudah mempunyai hak pilih dalam pemilu tahun 2024 pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
 
Selain itu, lanjutnya, untuk mengedukasi jajaran yang bertugas di KPPS dan di PPK se Kabupaten Katingan. Sedangkan simulasinya semuanya riil, yakni dari Data Pemilih Tetap (DPT) yang diundang sebanyak 261 orang, petugas KPPS hingga pengawasnya (dari Bawaslu). “Bahkan saksinya pun benar-benat saksi dari partai politik (parpol),” kata Wahyuni.
 
Kendati semuanya riil, namun khusus untuk surat suara menurutnya yang tidak riil, tapi hanya dicetak sendiri dari KPU Kabupaten Katingan sesuai dengan kebutuhan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Artinya, surat suaranya bukan seaslinya. Sementara TPS yang disimulasikan ini merupakan TPS 34 di Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir. “Dengan jumlah surat suara sekitar 266 lembar, dengan rincian 261 lembar untuk pemilih yang terdaftar di DPT dan 5 lembar untuk cadangan,” terangnya. 
 
Selanjutnya, dengan kegiatan ini, dirinya berharap dapat melakukan evaluasi tentang apa saja sebagai bahan perbaikan jika ada kekurangannya ketika menghadapi hari pencoblosan (hari H) pada 14 Februari 2024 mendatang. “Adapun waktu pelaksanaan simulasi selama satu hari, yakni dari pukul 07.00 hingga pukul 13.00 wib,” pungkas mantan anggota Bawaslu ini. (Kas/Aw)
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait