Kodim 1012/Btk Tidak Kenal Lelah Mendisiplinkan Penerapan Prokes

Kegiatan penerapan Prokes terus dilakukan oleh Kodim 1012/ Btk
Buntok, Media Dayak
Untuk mengantisipasi dan mencegah meluasnya penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di wilayah jajaran Kodim 1012/Btk, anggota Kodim 1012/Btk tidak mengenal lelah melaksanakan penegakan disiplin dan penerapan Protokol Kesehatan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar produktifitas berjalan aman dari Covid-19 di wilayah Kodim 1012/Btk yang meliputi Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dan Kabupaten Barito Timur ( Bartim) Provinsi Kalimantan tengah, Senin (07/09/20).
Dalam pelaksanaan operasi penegakan disiplin dan penerapan Protokol kesehatan, Kodim 1012/BTK mengerahkan kekuatan 453 orang personel yang terbagi di dua wilayah kabupaten
Untuk Kabupaten Barsel melibatkan TNI 90 orang personel, Polri 80 orang personel, Pemda gabungan Satpol PP, Dishub, Dinkes dan BPBD 60 orang personel, PMI 5 orang, FKPPI 5 orang personel, Pramuka 3 orang personel dan mahasiswa 5 orang personel.
Sedangkan untuk Kabupaten Bartim melibatkan personel, TNI 60 orang personel, Polri 70 orang personel, Pemda gabungan satpol PP Dishub, Dinkes dan BPBD 60 orang personel dan PMI 5 orang personel.
Sementara itu untuk tempat yang menjadi prioritas sebanyak 30 titik obyek dari dua wilayah Kabupaten, Kabupaten Barsel terdiri 3 titik pasar, 1 titik rawan, 1 titik wisata sanggo, 2 titik rumah makan, 4 titik tempat ibadah, 5 titik sarana umum. Dan untuk Kabupaten Bartim terdiri dari, 2 titik pasar, 1 rumah betang pasar panas, 3 titik rumah makan, 4 titik tempat ibadah dan 4 titik sarana umum
Dalam kesempatan tersebut Dandim 1012/Btk, Letkol Inf Dwi Tamtomo, mengatakan hasil yang dicapai dari kegiatan Operasi penegakan disiplin dan penerapan protokol kesehatan yang selama ini kita lakukan diantaranya, meningkatnya warga masyarakat yang selalu mengunakan masker pada saat bepergian dan kegiatan di luar rumah, meningkatnya Ketersediaan Thermogun di tempat pelayanan umum, Rumah makan maupun dititik-titik keramaian masyarkat, kemudian meningkatnya ketersediaan tempat cuci tangan dan Hand Sanitizer di setiap titik keramaian, serta, turunnya kapasitas masyarakat yang masih berkerumun ditempat-tempat tertentu, mudah-mudahan kedepan bisa lebih baik lagi baik dari kuantitas maupun kualitas nya, ungkap Dandim.(Penrem)