Ketua Satgas Sebut Krisis Kesehatan Merambat Kepada Krisis Ekonomi

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng; Sugianto Sabran
Palangka Raya, Media Dayak
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menyampaikan krisis kesehatan akibat pandemi yang merembet ke krisis ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalimantan melalui tim komunikasi publik satgas penanganan covid-19 Kalteng saat melakukan press rilis perkembangan terbaru covid-19 di Kalteng melalui live streaming facebook Mmctv Kalteng, Selasa (8/9/20).
“Pemerintah harus menggerakkan seluruh aparat untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menaati dan mengikuti protokol kesehatan. Semua itu harus dilakukan dengan cara yang cepat dan dengan prosedur yang sederhana demi kemselamatan masyarakat,” kata dr Astrid Theresa mewakili Gubernur.
Gubernur mengatakan keselamatan masyarakat lebih utama daripada prosedur yang berbelit-belit yang dibuat sendiri. Hal ini sudah seharusnya dirombak. Lebih lanjut, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan jumlah akumulasi data sampai dengan hari ini Selasa 08 September 2020.
Pasien konfirmasi positif covid-19 di Kalteng bertambah sebanyak 31 orang dengan total kasus mencapai 2.801 orang. Pasien dinyatakan sembuh sebanyak 24 orang dan pasien dinyatakan meninggal dunia sebanyak 114 orang atau dengan tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) 4,1 persen.
“Data ini menunjukkan kepada kita semua bahwa sejak tanggal 12 Maret 2020 dimana kasus pertama kali yang terkonfirmasi positif covid-19 sampai dengan saat ini, penambahan kasus konfirmasi baru selalu terjadi setiap hari di Kalteng. Hal ini berpotensi terus terjadi jika masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan,” tegas Gubernur melalui tim komunikasi publik. (YM/aw)