Ketua Majelis Cabang Pemuda Pancasila Irup Apel Senin di SMAN 1 Muara Teweh

IRUP APEL SENIN – Ketua Majelis Cabang Pemuda Pancasila Barito Utara, Gusti Rahmadi Jaya,
saat menjadi Irup pada apel Senin di SMAN 1 Muara Teweh, Senin (22/8/2022).(Media Dayak:ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pada apel Senin tanggal 22 Agustus 2022, di SMAN 1 Muara Teweh, Ketua Majelis Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Barito Utara (Barut, Gusti Rahmadi Jaya menjadi inspektur upacara (Irup) pada apel Senin tersebut.

Pelaksanaan apel senin tersebut juga dihadiri Kepala SMAN 1 Muara Teweh, Razikinoor, dewan guru, pengurus Pemuda Pancasila Barito Utara, KSR PMI Unit Uniska MAB Banjarmasin dan siswa siswi SMAN 1 Muara Teweh.

“Terima kasih kepada Kepala SMAN 1 Muara Teweh, atas kesempatan yang diberikan kepada saya pada hari ini untuk menyampaikan amanat pada apel Senin ini, setelah 32 tahun lalu saya terakhir ikut upacara di halaman sekolah ini,” kata Gusti Rahmadi Jaya selaku Ketua Majelis Cabang Pemuda Pancasila Barito Utara ini.

Dikatakan Gusti Rahmadi, dirinya adalah salah satu siswa yang berprestasi pada jamannya dulu waktu sekolah di SMAN 1 Muara Teweh (1990). Didalam Pemuda Pancasila itu ada Satma (satuan aksi pelajar dan mahasiswa).

Pada kesempatan tersebut, Gusti Rahmadi Jaya, menyampaikan sesuatu yang diharapkan bisa memotivasi para pelajar dan pelajaran dan juga mungkin untuk dipikirkan kedepannya.

Dikatakannya, pada jaman dulu, infrastruktur seluruh bangunan di sekolah ini adalah bangunan kayu, akan tetapi semangat kami semangat baja sampai sekarang. Dan salah satu teman kami yang menonjol adalah Kepala Dinas PUPR Kalteng, H Shalahudin yang merupakan satu bangku di sekolah ini.

Ia menceritakan bahwa beberapa waktu lalu dirinya pernah memberikan motivasi kepada adik-adik di sekolah ini, banyak hal yang berbeda karakter waktu kita masih siswa dulu dengan yang sekarang ini. “Dulu waktu guru begitu lewat saja kita sudah ke pinggir, saking hormat dan takjimnya kita kepada seorang guru,”katanya.

Lebih lanjut, Gusti Rahmadi mengatakan, ternyata didalam dunia yang kita tempuh melalui pendidikan tinggi, tidak selamanya kepintaran itu diterima disemua lini. Kalian (siswa siswi_ boleh pintar sekarang, boleh juara kelas dan kita harus bangga dan kita apresiasi.

Tapi, kata dia, disisi lain adik-adik yang secara akademis tidak beruntung, jangan berkecil hati, kembangkan bakat dan kemampuan saint akademis, karena itu ternyata banyak menunjang dalam mencari penghidupan dimasa yang akan datang.

Kemudian jelasnya, sepintar apapun adik-adik kalau tidak memiliki akhlak. Jadi apapun itu jadi ketua kelas harus mempunyai akhlak, jadi guru juga harus memiliki akhlak, jadi apapun itu akhlah adalah yang laping utama, maka tidak salah pemimpin kita yang memimpin republik ini menjadikan sila pertama Pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Ada dua yang harus adik-adik pegang, pertama akhlak dan kedua karakter. Tamankan pada diri kalian. Kalau itu kita tanamkan maka saya yakin adik-adik akan sukses secara akademik dan sukses secara karir dimasa yang akan datang,” pungkasnya.(lna/rsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait