Ketua DPRD Dorong OPD Untuk Menyelesaikan Pembangunan

 
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Marwan Susanto dorong  semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan untuk secepatnya menyelesaikan pembangunan milik Pemkab Katingan yang dianggarkan Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2024 ini sesuai dengan target serapan di setiap triwulan.  “Sehingga ketika sampai waktunya, semua pekerjaan bisa selesai dengan batas waktu yang ditentukan,” kata Marwan kepada sejumlah awak media, Sabtu (18/5/2024). 

Yang harus dipercepat menurut Marwan, bukan hanya dari sisi pekerjaan di lapangannya saja, tapi sejak dari tahap pelelangannya, pengumuman pemenang tender, pembuatan Surat Perjanjian Kontrak (SPK) hingga mempercepat pekerjaan di lapangan. 

Untuk pelelangan paket pekerjaan menurut legislator PDI Perjuangan ini, mungkin sudah hampir semuanya yang dilelang. Namun, apakah pemenang tender mulai bekerja di lapangan ?. Itu yang harus digenjot. “Karena, kalau kita memperhatikan di lapangan masih banyak yang belum. Padahal, kini sudah memasuki triwulan II tahun anggaran 2024,” ujarnya.

Sehubungan dengan itulah, sekali lagi dirinya mendorong kepada dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perkimtan serta OPD lainnya, agar segera mempercepat pekerjaan di lapangan. Jika ada kendala, di mana kendalanya. Apakah dari sisi administrasi ataukah ada kendala lainnya. 

Jika kendalanya lantaran rekanannya, dirinya berharap kepada OPD pemberi pekerjaan sebagai fihak pertama agar menekankan kepada rekanan pemenang tender. Begitu SPK selesai dibuat, langsung melakukan pekerjaannya di lapangan. “Utamanya paket peningkatan jalan, pembangunan ruas jalan dan bangunan gedung,” tegasnya. 

Karena, lanjutnya, jenis pekerjaan yang berkaitan dengan infrastruktur jalan dan pembangunan gedung ini sangat rentan dengan datangnya musim penghujan yang saat ini cuaca tidak bisa lagi diprediksi seperti di tahun-tahun sebelumnya. Jika terjadi banjir lantaran curah hujan yang lebat, khawatirnya pekerjaan menjadi tertunda. Kalau tertunda tapi masih bisa diselesaikan tepat waktu tidak masalah. “Tapi, yang dikhawatirkan, jika tertunda, tapi habis waktu kontraknya, ini yang berbahaya,” pungkas anggota dewan asal Dapil Katingan I yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan ini. (Kas/Lsn) 

 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait