Keterbukaan Informasi Badan Publik Di Kalteng Naik Signifikan

Ketua KI Provinsi Kalteng M Mukhlas Roziqin didampingi Kepala DiskominfoSantik Provinsi Kalteng Agus Siswadi foto bersama pejabat terkait lainnya di Luwansa Hotel, Kamis (6/10).(Media Dayak/MMC Kalteng)

Palangka Raya, Media Dayak

Dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalteng bekerja sama dengan DiskominfoSantik Provinsi Kalteng selaku Sekretariat KI menyelenggarakan presentasi Badan Publik, bertempat di Hotel Luwansa, Kamis (6/10). 
 
Ketua KI Provinsi Kalteng M Mukhlas Roziqin mengatakan tahun ini terjadi peningkatan yang cukup bagus untuk kategori Badan Publik yang informatif maupun yang menuju informatif. 
 
“Kita harus turut berbangga karena berbagai inovasi layanan itu semakin membaik. Artinya, sinergi Komisi Informasi dengan Pemprov Kalteng untuk membangun kolaborasi dalam pelayanan informasi publik ini semakin ada peningkatan,” jelasnya. 
 
Peningkatan pelayanan informasi publik ini lanjutnya, bisa dilihat dari indikator indeks KIP di Kalteng yang dulunya ranking 31 atau peringkat empat dari bawah, kini naik drastis menjadi peringkat enam dari atas. Ditambah lagi, adanya indeks kebebasan pers, dimana Kalteng menduduki peringkat tiga nasional.
 
“Saya mengapresiasi kepada Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang telah membangun sinergi dan memotivasi, sehingga ketika dinilai oleh Komisi Informasi Pusat dan timnya, kita menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan,” katanya.
 
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk hasil dari presentasi hari ini akan disampaikan di malam anugerah KIP yang rencananya akan dilaksanakan pada 27 Oktober 2022.
 
“Mudah-mudahan nanti ke depannya tidak banyak visitasi lagi, tetapi kita menggunakan emonev,” ucapnya.
 
Pada kesempatan yang sama, KadiskominfoSantik Provinsi Kalteng Agus Siswadi menyatakan setelah presentasi Badan Publik ini, akan dilaksanakan pleno untuk menetapkan peringkat masing-masing kategori. 
 
“Tingkat keterbukaan informasi publik tahun ini sudah semakin bagus, Badan Publik yang tahun lalu yang cukup informatif sudah melakukan upaya maksimal agar informatif. Bagi Badan Publik yang sudah informatif dan menuju informatif pun harus melakukan inovasi-inovasi lagi agar tidak turun peringkatnya. Semakin banyak yang informatif maka semakin bagus,” tuturnya. 
 
Sebagai informasi presentasi Badan Publik ini diikuti oleh lima peserta terbaik Perangkat Daerah Provinsi Kalteng, Instansi Vertikal, dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) utama kabupaten/kota.(MMC/YM/AW)