Kepala SDS Muhammadiyah : Mari kita sama-sama untuk meningkatkan Kopetensi dan Keinginan Muhammadiyah

Pengawas SDS Muhammadiyah, Kasdi didampingi Kepala SDS Muhammadiyah Muara Teweh M Farid Ansyori saat menutup kegiatan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan II tahun 2022 di 5 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Barito Utara, di ruang pertemuan SDS Muhammadiyah Muara Teweh, Sabtu (16/7/2022).(Media Dayak/Ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara (Dikdis Barut) beberapa waktu lalu melaksanakan kegiatan In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka (IHT-IKM), Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan II tahun 2022 di 5 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kabupaten Barito Utara, di aula Disdik setempat.

Dalam penutupan kegiatan IHT IKM PSP tersebut dilaksanakan di masing-masing sekolah yang menyelengarakan. SDS Muhammadiyah Muara Teweh salah satu sekolah yang ikut dalam kegiatan IHT tersebut. Dan pada Sabtu (16/7/2022) SDS Muhammadiyah melaksanakan penutupan kegiatan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan II tahun 2022. 

“Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT atas limpahan rahmat, hidayah taufik serta inayah-Nya jualah  sehingga sampai hari ke enam kita sama-sama berkumpul dan sama sama semangat melaksanakan kewajiban kita untuk serta sama sama meningkatkan kopetensi yang sama sama kita miliki,” kata Kepala SDS Muhammadiyah Muara Teweh, M Farid Ansyori.

M Farid Ansyori mengungkapkan, IHT-IKM bertujuan agar nantinya pembelajaran di SDS Muhammadiyah ini memang sesuai dengan keinginan Muhammadiyah dan keinginan negara Indonesia yaitu berkemajuan dan Alhamdulillah hingga saat ini.

Pada kesempatan itu juga, Farid juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, komite pembelajaran Muhammadiyah, kepada seluruh dewan guru, yang selama kurang lebih satu minggu bergelut dengan media, baik itu laptop, bahan ajaran yang baru dan lainnya.

“Untuk di Merdeka Mengajar ini, kita mengenal dengan Modul Ajar, sampai nantinya kita sudah mengajarkan mengenai kurikulum Operasional Satuan Pendidikan yang mana ini nanti sesuai dengan karakter dan identik dengan sekolah kita,” kata dia.

Setelah kegiatan ini jelasnya, ada tindak lanjutnya yang akan dilakukan, seperti untuk merancang kurikulum operasional sekolah, membuat CP, TP, ATP serta modul ajar yang telah dipelajari selama satu minggu ini. Dan mudah-mudahan yang sudah dipelajari ini sangat bermanfaat bagi guru dan bagi anak-anak didik nantinya.

Lebih lanjut Farid, IHT merupakan langkah awal untuk menyamakan presepsi tentang Merdeka Mengajar dengan harapan semua warga sekolah mengenal apa itu Merdeka Mengajar.

“Artinya kita diberi kebebasan untuk mencapai tujuan pendidikan yang sebenarnya sesuai dengan Ki Hajar Dewantara itu,” kata Farid.

Sementara pengawas SDS Muhammadiyah Muara Teweh, Kasdi mengatakan, pelaksanaan IHT IKM program sekolah penggerak dilaksanakan pada Senin hingga dan pada hari ini Sabtu tanggal 16 Juli 2022.

“Kami mengharapkan, hari ini SDS Muhammadiyah sangat beruntung sekali karena terpilih dalam kegiatan IHT IKM program sekolah penggerak. Yang lain, SD yang belum terpilih harus menggunakan kurikulum merdeka belajar dengan menggunakan operasional tersendiri dengan menggunakan dana BOS,” kata Kasdi saat menutup kegiatan IHT di SDS Muhammadiyah, Sabtu (16/7/2022).

Dikatakannya, untuk yang sudah menjadi sekolah penggerak, ada bantuan dari pemerintah yaitu dana BOS Kinerja. Kalau SD-SD yang lain dan belum masuk kedalam sekolah penggerak menggunakan dana BOS murni. “Mau tidak mau, suka tidak suka, harus menyesuaikan diri dengan sekolah penggerak bagi sekolah yang belum terpilih menjadi sekolah penggerak,” kata dia.

“Untuk itu, kegiatan IHT ini tidak habis sampai di sini, masih banyak alur dan jalan yang harus kita lalui, hal ini demi kemajuan sekolah kita bersama. Dengan catatan asal kita bersama-sama, maju bersama-sama semua akan ringan dan mudah kita lalui,” kata Kasdi.  

Sebelumnya, ketua panitia Norainah Olpah mengatakan pada dasarnya kegiatan IHT ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM tenaga pendidik, karena yang dihadapi saat ini semakin berat dalam rangka mewujudkan sekolah yang demokratis, efektif dan efesien.(lna/Aw)