Kepala Disdik Buka Sosialisasi Pendidikan Eklusif SD

Usai pembukaan sosialisasi Pendidikan Eklusif jenjang SD, puluhan peserta berfoto bersama kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan, Feriso beserta jajarannya, Selasa pagi (11/6), di aula kantor Dinas Pendidikan setempat.(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Katingan, Feriso buka sosialisasi pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD), Selasa pagi (11/6), di aula kantor Disdik setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, selain puluhan peserta sosialisasi, juga kepala bidang (kabid) Pembinaan SD, sejumlah nara sumber penyampai materi dan sejumlah undangan lainnya. 

Kepala Disdik Kabupaten Katingan, Feriso dalam sambutannya mengatakan, pendidikan eklusif adalah, sistem layanan pendidikan yang terbuka, mengakomodasi dan memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan membutuhkan pendidikan layanan untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan kelas yang sama tanpa diskriminatif.

Sedangkan tujuanya menurut Feriso mengacu pada UU nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional (sisdiknas) pasal 1 ayat 1. Yakni pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dan mengembangkan potensi pribadinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. “Sedangkan tujuan utamanya, untuk memenuhi hak asasi manusia atas pendidikan, serta anak-anak berkebutuhan khusus,” kata Feriso.

Dengan terlaksananya kegiatan ini dirinya berharap kepada anak-anak berkebutuhan khusus mendapat hak pendidikan yang sama dan mendapat kesempatan pendidikan lebih luas serta dapat mempercepat penuntasan wajib belajar (wajar) pendidikan dasar 9 tahun dan pendidikan “Yang berlandaskan pada asas demokrasi, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi,” terang mantan kepala Disdukcapil ini.

Di tempat yang sama, kepala bidang (Kabid) Pembinaan SD, Hartawan yang juga selaku ketua panitia dalam kegiatan ini, dalam laporannya menyebutkan jumlah peserta kegiatan sosialisasi ini berjumlah 184 orang, yang berasal dari unsur kepala sekolah dan koordinator wilayah bidang pendidikan kecamatan.

Sedangkan pelaksanaannya dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berjumlah 92 orang dari 84 sekolah dan 8 koordinator wilayah bidang pendidikan kecamatan, yaitu kecamatan Katingan Hilir, Katingan Kuala, Pulau Malan, Tasik Payawan, Mendawai, Bukit Raya, Marikit dan Petak Malai. “Pelaksanaannya dimulai sejak tanggal 10 hingga 12 Juni 2024,” kata Hartawan.

Sementara untuk gelombang kedua berjumlah 92 orang dari 87 sekolah dan 5 koordinator wilayah bidang pendidikan kecamatan, diantaranya Kecamatan Katingan Tengah, Kamipang, Tewang Sangalang Garing dan Sanaman Mantikei. Pelaksanaannya sejak tanggal 13 hingga 15 Juni 2024. “Adapun nara sumber yang menyampaikan materi kegiatan, diantaranya Analaila Soufia dan Dapy Fajar Raharjo dari BPMP Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkasnya, seraya menyebutkan metode penyampaian materi, seoerti paparan materi, diskusi dan kerja kelompok. (Kas/Aw)