Kemajuan Katingan Masih Lamban

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 39.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~25: 0.0;

Anggota DPRD Kab Katingan, Rudi Hartono S Sos (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya
Kendati sudah 22 tahun usia Kabupaten Katingan ini, namun kemajuannya masih lamban atau tidak signifikan. Demikian kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan Rudi Hartono yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Jum’at (5/7).

Hal ini menurut Rudi masih banyak infrastruktur, terutama di bidang pembangunan jalan, di wilayah selatan. Seperti ruas jalan dari Pakahi desa Jahanjang Kecamatan Kamipang menuju desa Kampung Melayu Kecamatan Mendawai. “Buktinya, hingga sekarang puluhan ribu masyarakat di wilayah Kecamatan Mendawai dan Kecamatan Katingan Kuala masih terisolasi, jalan daratnya,” kata Rudi.

Dengan belum terkoneksinya jalan darat di dua wilayah Kecamatan tersebut, maka masyarakatnya menurutnya mengalami kesulitan untuk menjual hasil pertanian dan perkebunan serta perikanannya. Sehingga, berdampak terhadap perekonomian masyarakat setempat. Padahal, di dua wilayah Kecamatan tersebut selain merupakan penghasil gabah dan beras terbesar juga berpeluang besar dalam pemasaran ikan darat, ikan sungai dan ikan laut.

Sehubungan dengan itu dirinya berharap kepada kepala daerah yang akan datang, siapapun yang bakal terpilih nanti berupaya untuk memperjuangkan, bagaimana bisa terkoneksinya ruas jalan antara Pakahi Desa Jahanjang Kecamatan Kamipang menuju Desa Kampung Melayu Kecamatan Mendawai itu nantinya. “Sehingga, perekonomian masyarakat di dua wilayah Kecamatan tersebut meningkat dan sejajar dengan masyarakat di beberapa wilayah Kecamatan lainnya di Kabupaten Katingan ini,” harap legislator Partai Golkar ini. 

Disamping itu, menurutnya ada pula beberapa ruas jalan di wilayah utara yang masih mengalami kerusakan parah dan sebagian jalan menuju Desa dan Kecamatan yang belum terkoneksi. Hal ini perlu kita fikirkan bersama. Karena, jika kerusakan jalan tersebut dibiarkan berlama-lama, khawatirnya jalan yang dibangun selama beberapa tahun itu akan mengalami kerusakan yang lebih parah lagi. 

Sekedar diketahui, lanjutnya, di wilayah hulu ini banyak Sumber Daya Alam (SDA) yang berpotensi besar untuk pemasukan daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ditambah lagi dengan semakin bertambahnya Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang beraktivitas di wilayah tersebut. Untuk itu, jalan di wilayah utara (hulu) tersebut harus dalam kondisi baik. “Sehingga, hasilnya bukan hanya dinikmati masyarakat setempat saja, tapi ujung-ujungnya dapat meningkatkan pembangunan Kabupaten Katingan yang kita cintai ini,” pungkas anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (Kas/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait