Kecamatan Kurun Juara Umum Pesparawi

Wabup Gumas Efrensia LP Umbing menutup secara resmi kegiatan Pesparawi ke VII tingkat Kabupaten Gumas di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa, Sabtu (28/10) pagi. (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke VII tingkat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa, secara resmi ditutup, Sabtu (28/10) pagi.
Penutupan dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Gumas Efrensia LP Umbing, dihadiri Forkopimda Gumas atau yang mewakili, beberapa Pimpinan OPD Gumas, Ketua panitia Lurand, Ketua LPPD Herbert Y Asin, beberapa Pimpinan Lembaga Vertikal dan BUMN/BUMD, sejumlah pimpinan Gereja / tokoh agama / tokoh adat / pemuda, serta tamu undangan lainnya.
Berdasarkan keputusan dewan juri, sebagai juara umum Pesparawi Kabupaten Gumas 2023 adalah Kecamatan Kurun Disusul Kecamatan Manuhing juara II, Kecamatan Rungan juara III, Kecamatan Sepang juara IV, Kecamatan Tewah juara V dan Kecamatan Damang Batu juara VI.
Bupati Gumas Jaya S Monong dalam sambutannya yang dibacakan Wabup Efrensia LP Umbing menyambut gembira atas prestasi yang telah dicapai oleh seluruh kontingen Pesparawi.
“Mencapai juara bukanlah tujuan akhir dari kegiatan ini, melainkan pengembangan iman, pesta iman, ungkapan sukacita serta salah satu bentuk ibadah syukur dan puji-pujian kepada Tuhan,” terang Efrens.
“Yang belum memperoleh juara, itu bukan berarti anda jelek, tapi mungkin waktunya saja yang belum sampai. Untuk kecamatan yang belum berhasil, kiranya ini menjadi pemicu untuk berbuat persiapan yang lebih baik lagi di masa mendatang sehingga suasana kompetitif semakin terasa, berjuanglkah untuk itu,” tukasnya melanjutkan.
Menurutnya, dengan dilaksanakannya Pesparawi, maka secara langsung maupun tidak langsung telah membantu pemerintah untuk mengembangkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama melalui perlombaan seni suara dengan mempersembahkan yang terbaik, ditambah dengan kegiatan pendukung lainnya.
“Saya berharap apa yang telah diraih oleh kontingen pemenang menjadi prioritas untuk dilakukan kembali pada pentas Pesparawi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2024 di Kabupaten Pulang Pisau,” kata Efrens.
Ketua panitia Lurand dalam laporannya menyampaikan melalui ajang Pesparawi ini, marilah kita pupuk tali persaudaraan, rasa kebersamaan dan ungkapan kesetiaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Tujuan Pesparawi dalam rangka menampung dan mendorong aspirasi umat Kristen di Gumas dalam kegiatan pembinaan kerohanian melalui kreasi seni budaya yang bernapaskan keagamaan Kristen.
Mengembangkan kreativitas seni budaya yang hidup dalam tata ibadah umat Kristen sekaligus memelihara serta melestarikan budaya bangsa, dan meningkatkan kualitas paduan suara, pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki.
“Kontingen pemenang nantinya akan kita persiapkan kembali untuk mengikuti Pesparawi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2024 di Kabupaten Pulang Pisau,” kata Lurand.
Kontingen peraih juara mendapatkan hadiah uang tunai, serta tropi dan piagam. Pun halnya pemenang per kategori diberikan hadiah uang pembinaan baik per orangan maupun grup. (Nov/Aw)