Kuala Pembuang, Media Dayak
Guna menumbuhkembangkan olahraga menembak sekaligus menyiapkan bibit atlet berprestasi, Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Seruyan menyelenggarakan kejuaraan perdana bertajuk “Seruyan Shooting Challenge 2025”. Kejuaraan yang mempertemukan penembak andal dari Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur ini digelar di Lapangan Tembak Wicaksana Laghawa, Polres Seruyan, pada Sabtu (13/12/2025) pagi, mulai pukul 08.00 WIB.
Acara dibuka secara resmi oleh Kapolres Seruyan, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya ajang seperti ini. “Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan platform strategis untuk membangun semangat olahraga dan menemukan bakat-bakat terbaik di bidang menembak. Olahraga menembak mengajarkan kedisiplinan, fokus, dan ketenangan jiwa, nilai-nilai yang sangat bermanfaat,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum kebangkitan Perbakin Seruyan dalam berkontribusi pada dunia olahraga menembak.
Tujuan penyelenggaraan, seperti diungkapkan panitia, adalah sebagai langkah awal Perbakin Seruyan untuk menghidupkan kembali gairah berolahraga menembak dan menyediakan panggung kompetisi yang berkualitas. Selain itu, kejuaraan ini dirancang sebagai ajang seleksi dan persiapan bagi para atlet untuk menghadapi lomba-lomba di tingkat yang lebih tinggi di masa mendatang.
AKP Afif Hasan Ukir Skor Tertinggi
Pada kelas Menembak Senjata Api Jenis Pistol dengan Jarak 25 Meter, persaingan berlangsung ketat. Dengan ketepatan dan konsistensi tinggi, AKP Afif Hasan, S.H., M.H. berhasil meraih posisi puncak dengan mengumpulkan nilai 77. Prestasi ini membuatnya menyandang gelar Juara Pertama Seruyan Shooting Challenge 2025.
Posisi kedua tidak kalah sengit, akhirnya diraih oleh Sertu Wibowo dari unsur TNI dengan perolehan nilai 61. Sementara itu, podium ketiga ditempati oleh IPDA Ketut Angentake dari Polri yang mengantongi nilai 58.
“Keberhasilan ini adalah hasil dari latihan yang fokus dan dukungan dari institusi. Semoga bisa memotivasi rekan-rekan lain untuk terus berprestasi,” ujar AKP Afif Hasan usai menerima penghargaan.
Dalam evaluasi awal, panitia menyebutkan bahwa selain aspek kompetisi, kejuaraan ini berhasil memperkuat jejaring antar-instansi. “Sinergi antara Polri, TNI, masyarakat umum, dan organisasi olahraga dalam event ini adalah capaian yang sangat berharga. Kami akan mengalihfungsikan energi kolaborasi ini ke dalam program pelatihan wasit/juri, klinik shooting, dan uji kualifikasi, sehingga kualitas pertandingan dan kemampuan atlet dapat terus naik kelas,” papar ketua pelaksana. Rencana aksi konkret ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas menyeluruh.
Gelaran ini sukses membangun momentum yang kini menjadi tanggung jawab bersama untuk dipelihara dan dikembangkan. Diharapkan, kompetisi ini menjadi tembakan starter untuk memulai rangkaian program pembinaan yang lebih panjang, yang pada akhirnya akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama Seruyan dan Kotim berkibar di kancah olahraga tanah air.(Hms)Lsn)









