Kamtibmas 14 Desa Pacsa Pilkades Relatif Kondusif

Kapolres Gumas AKBP Irwansah, SIK

Kuala Kurun, Media Dayak

Pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang III Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tahun 2021, di Desa Teluk Kanduri, Batu Nyiwuh, Hantapang, Tumbang Mujai, Sangal, Jangkit, Tumbang Bahanei, Tumbang Langgah, Tumbang Malahoi, Tumbang Baringei, Tumbang Bunut, Luwuk Kantor, Bereng Baru dan Bereng Malaka telah selesai dilaksanakan.

“Proses pemungutan suara Pilkades berjalan aman dan lancar. Pasca pemungutan suara, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di 14 desa itu relatif kondusif, aman, dan terkendali,” kata Kapolres Gumas AKBP Irwansah, Sabtu (20/11/2021).

Lanjut Kapolres, saat ini surat suara pilkades di 18 Tempat Pemungutan Suara (TPS) langsung dipindahkan ke kecamatan dan dibawa ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dalam rangka mempermudah pengamanan oleh personel Polres Gumas.

”Berdasarkan hasil rapat dengan panitia pelaksana tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa, disepakati surat suara disimpan ke kantor DPMD. Kalau disimpan di kecamatan, kami tidak bisa menjamin keamanannya. Tetapi kalau sudah di DPMD, itu akan lebih terjamin,” jabar Kapolres.

Kapolres memaparkan surat suara yang dibawa ke kantor DPMD bersamaan dengan penarikan personel Polres Gumas yang melakukan pengamanan di TPS. Jadi pada saat pergeseran surat suara, sekaligus dikawal seluruh personel yang melakukan pengamanan di TPS. Ada 37 personel dan 5 perwira pengawas dari Polres Gumas yang ditarik.

Semua calon kades menerima hasil pilkades. Apabila tidak menerima, maka ada jalur mekanisme yang harus ditempuh. Namun demikian, itu diserahkan kembali ke panitia pilkades tingkat desa. Kalau masih tidak bisa diselesaikan, maka akan naik ke tingkat lebih tinggi, baik itu kecamatan dan kabupaten, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

”Kepada calon kades, kami minta agar legowo dan dewasa untuk menerima hasil pilkades. Menang kalah merupakan hasil yang harus diterima. Bagi calon kades yang tidak terpilih, harus berbesar hati menerima bahkan mendukung calon kades terpilih,” ujarnya.

Kapolres mengingatkan para calon kades harus saling berkolaborasi untuk menjaga keamanan desa. Jangan sampai calon kades yang tidak terpilih, malah membuat masalah, yang berdampak negatif bagi desa.

Dia menandaskan,”Bila perlu program dari calon kades yang tidak terpilih, bisa disampaikan kepada calon kades terpilih, sehingga apa yang menjadi harapan dan keinginannya dapat diwujudkan oleh calon kades yang terpilih,” (Nov/aw)