Kampung Berkah dan Smart Agro, Genjot Perekonomian

Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi Kapolres AKBP Irwansah, Pabung Kodim 1016/Plk Mayor Inf Idham Khalid, Asisten III Yulius Agau, Sekdis PKP Kristening Natalina, Camat Kurun Yuelis Untung, dan Lurah Tampang Tumbang Anjir Berjoaldi, meninjau hasil kerajinan dari kelompok usaha binaan TP PKK Kecamatan Kurun usai launching kampung berkah. (Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pencanangan kampung berkah sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), yakni smart agro. Keduanya diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian rumah tangga.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Gumas Jaya Samaya Monong pada launching pencanangan kampung berkah di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Rabu (8/12).
Kegiatan merupakan inisiasi Pemkab Gumas bersama Kodim 1016/Plk. Kegiatan mengambil tema mandiri dalam perekonomian mikro, lestarikan budaya lokal, ciptakan kekeluargaan, dan demokrasi yang berideologi pancasila.
Jaya berterima kasih dan mengapresiasi jajaran TNI yang telah mendukung program smart agro dalam bentuk kampung berkah.
“Supaya berjalan dengan lancar, tentunya harus ada sinergi antara TNI bersama seluruh pihak, serta masyarakat khususnya di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir,” ujarnya.
”Kami minta kepada Ketua RT/RW dan lurah agar mengawal kampung berkah ini, sehingga apa yang sudah diprogramkan berjalan dengan baik dan lancar, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah dia.
Sementara itu, Dandim 1016/Plk Kolonel Inf Rofiq Yusuf melalui Pabung Mayor Inf Idham Khalid menyatakan kampung berkah merupakan upaya TNI membantu pemerintah dalam mewujudkan pembangunan kota yang maju, rukun, sejahtera, serta mandiri.
“Berkah artinya bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis. Pencanangan kampung berkah ini sejalan dengan visi misi Pemkab Gumas, yaitu terwujudnya Kabupaten Gumas bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri (berjuang bersama),” jabat Idham.
Lanjut dia, dalam kampung berkah ada beberapa inovasi usaha di sektor peternakan dan pertanian yang dilakukan, yakni budidaya lele dan menanam sayur kangkung dengan menggunakan ember, membuat kolam terapung dengan air mineral, serta membuat kawasan rumah pangan lestari (KRPL) menggunakan polybag.
”Kami berharap adanya bantuan pemkab untuk menyukseskan kampung berkah ini. Kedepan, pencanangan kampung berkah tidak hanya di Koramil Kurun, tapi juga di semua koramil yang ada di Kabupaten Gumas,” katanya.
Sementara Lurah Tampang Tumbang Anjir Berjoaldi berharap kampung berkah bisa terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa/kelurahan lain. Untuk itu, perlu dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
”Kami ingin kampung berkah tidak berhenti sampai disini saja, tetapi dapat terus berkelanjutan. Dengan demikian, akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukas Berjo. (Nov/Aw)