Kalteng Terima 10.000 APD Dan 3.000 Masker Dari Pemerintah Pusat.

10.000 APD dan 3.000 masker bantuan dari pemerintah pusat sedang dikeluarkan dari pesawat Hercules milik TNI-AU.(Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah kembali menerima bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dan masker yang disalurkan oleh pemerintah pusat, pada Jumat (10/04/20/20).
Bantuan perlengkapan kesehatan sebanyak 200 koli APD dan 3 koli masker tersebut diangkut menggunakan Pesawat Hercules TNI AU dengan tipe C-130 noreg A-1315 yang mendarat di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.
“Hari ini kita kembali menerima bantuan dari pemerintah pusat berupa alat kesehatan dengan jumlah keseluruhannya sekitar 10.000 APD dan 3.000 masker dan merupakan barang kesehatan untuk Gutus wilayah Kalteng,” kata Komandan Korem 102 Panju Panjung Kolonel Arm Saiful Rizal.
Lebih lanjut dia mengatakan, TNI seperti yang sudah dilakukan selama ini tetap membantu dengan peralatan yang dimiliki untuk mendistribusikan barang-barang tersebut sampai ke tempat tujuan.
Sesuai prosedur, pihaknya menerima bantuan itu dari pilot dan kemudian diserahterimakan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul guna percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng.
“Kami berharap bantuan tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal dan mampu memberikan semangat baru bagi para petugas di lapangan, guna mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Saiful Rizal.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul menjelaskan, bantuan tahap ketiga dari pemerintah pusat tersebut, sebagian akan segera disalurkan ke masing-masing pemerintah kabupaten dan kota sesuai dengan kondisi zona masing-masing. Untuk zona merah akan prioritaskan, kemudian sebagian lagi untuk cadangan yang dibutuhkan..
“Segera kami salurkan sesuai dengan zona daerah masing-masing, barang tentu zona merah akan diutamakan dalam pendistribusian, sedangkan untuk daerah lain barang tentu akan didistribusikan kemudian,” ungkapnya.
Menurutnya, jumlah APD dan masker tersebut masih belum mencukupi kebutuhan di Kalteng, sebab belum diketahuinya sampai kapan permasalahan covid-19 akan berakhir. Namun adanya bantuan tersebut sangat membantu, khususnya bagi tenaga medis dalam menjalankan tugasnya.
Jika diprediksi, kebutuhan APD dan masker bagi tenaga kesehatan selama tiga hingga enam bulan ke depan masih bisa terpenuhi dengan baik. Untuk itu pemprov juga berupaya memesan APD dan masker secara mandiri kepada pihak ketiga yang berada di Solo, Jawa Tengah.
“Kami tunggu itu mungkin sekitar pertengahan April mendatang untuk masker yang dipesan secara mandiri tersebut, jika jumlahnya memadai maka juga akan disalurkan kepada masyarakat,” jelas Suyuti.(Dmt)