Kades Malintut di Barito Timur Ingin Lengkeng Jadi Ikon Desa

MENYERAHKAN – Kepala Desa Malintut, Yunus AG, saat menyerahkan secara simbolis bibit lengkeng kepada warga, Senin (09/05/2022) (Media Dayak/TL/RHF)
Tamiang Layang, Media Dayak
Kepala Desa Malintut Kecamatan Raren Batuah Kabupaten Barito Timur (Bartim), Yunus AG, mengungkapkan, keinginannya agar tanaman buah kelengkeng atau lengkeng dapat menjadi ikon atau indentitas desa yang dipimpinnya tersebut.
“Selain bermanfaat untuk menambah penghasilan masyakat juga sekaligus menjadi ikon desa karena tempat penanamannya di depan rumah warga, kantor pemerintah dan fasilitas umum lainnya,”katanya kepada Media ini, saat menyerahkan bibit lengkeng kepada warga, Senin (05/)4).
Artinya, lanjut Yunus, kelak orang akan mengenal Desa Malintut sebagai penghasil buah lengkeng atau menjadi ciri khas desa tersebut.
Dia menjelaskan, untuk mengadakan bibit lengkeng, pemerintah desa mengalokasikan anggaran sebesar Rp 80 juta dari Dana Desa tahap 2 tahun 2022.
“Ada 212 Kepala Keluarga yang mendapatkan bantuan bibit melalui program pemberdayaan masyarakat ini. Kami berharap bibit yang telah diterima ditanam dan dirawat dengan baik sehingga bermanfaat bagi keluarga dan jadi kebanggaan desa kita nanti,”pesan Yunus.
Lengkeng merupakan salah satu jenis buah yang tumbuh subur di daerah beriklim tropis, seperti Asia. Buah ini banyak ditemukan di Tiongkok, Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Buah dengan nama latin Dimocarpus longan Lour ini kadang dijuluki juga dengan nama mata kucing.
Buah yang dapat dikonsumsi secara langsung atau diolah menjadi sup buah tersebut diketahui kaya akan nutrisi, seperti serat, kalsium, zat besi, vitamin B, vitamin C, kalium, serta antioksidan polifenol dan flavonoid. (TL/RHF)