Jreng! Jembatan Sei Karungen Mulai Dibangun

Kepala DPU Gumas Baryen. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Jembatan baru Karungen atas di Jalan Perintis RT 12 Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mulai dibangun.

Pada papan proyek yang terpasang di lokasi pembangunan tertulis pelaksana pembangunan jembatan baru Karungen atas, yaitu CV Bayu Duta Pratama pusat Palangka Raya dengan konsultan pengawas CV Marvon Karya Arsimetris pusat Palangka Raya dengan waktu pelaksanaan 165 hari kalender.

Terkait hal itu, Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Gumas Baryen mengatakan jenis pekerjaan yang dilakukan, yakni penggantian Jembatan Sei Karungen dengan harga borongan Rp 3.679.415.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2022.

“Jembatan Sei Karungen yang dibangun memiliki lebar 7,3 meter, panjang 20 meter, tinggi jembatan dari permukaan tanah 1,5 meter, dengan oprit jembatan yang nantinya agak memanjang serta konstruksi bawah jembatan dari baja,” terang Baryen, melalui panggilan telepon, Kamis (8/9).

Baryen menuturkan, saat ini pihak kontraktor sedang melakukan persiapan pembangunan jembatan darurat dengan membuat abutment sementara untuk menggeser jembatan lama sebagai arus lalu lintas sementara angkutan barang dan orang selama pengerjaan pembangunan Jembatan Sei Karungen.

Jembatan lama yang terbuat dari kayu akan bergeser dan digunakan sebagai jembatan darurat dengan posisi jembatan darurat sebelah kiri apabila dari arah Tewah-Tumbang Miri.

“Karena faktor cuaca, dimana sebagian wilayah di Kabupaten Gunung Mas tergenang banjir, termasuk sejumlah wilayah di Kecamatan Tewah, maka untuk pekerjaan pembuatan abutment untuk menggeser jembatan lama dihentikan sementara, dan dilanjutkan setelah banjir surut,” ujarnya.

“Yang paling mendesak adalah menggeser jembatan lama untuk digunakan sebagai jembatan darurat supaya masyarakat tetap bisa melintas (tidak ada pemutusan transportasi) kendati pengerjaan jembatan dilakukan,” imbuh dia.

Menurutnya, dalam pembangunan jembatan darurat pihak kontraktor melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan PDAM terkait pemindahan pipa dan penyempurnaan jaringan pipa yang akan dipasang di jembatan baru nantinya. Ini dilakukan agar semuanya berjalan dengan baik demi kepentingan masyarakat.

“Jembatan Sei Karungen nantinya apabila sudah rampung dikerjakan, bentuknya sama dengan Jembatan Sei Kahat di Jalan Sangkurun, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas,” kata Baryen.

Baryen menggaris bawahi pembangunan jembatan baru Sei Karungen sangat penting mengingat jembatan lama yang berkonstruksi kayu kondisinya saat ini cukup memprihatinkan. Perencanaan pembangunan jembatan baru Sei Karungen dilakukan sejak tahun 2021.

Jembatan ataupun jalan memegang peranan penting dalam meningkatkan kelancaran arus lalu lintas angkutan barang dan orang dalam menghubungkan daerah satu dengan daerah lainnya di wilayah Gumas.

Kepada kontraktor pelaksana pejabat yang dekat dengan pewarta itu berharap bisa membuat rencana alternatif dengan posisi keterlambatan waktu karena kendala banjir. Mendokumentasikan dengan baik terkait kondisi yang terjadi sehingga ketika ada penyesuaian kontrak ada memiliki dokumen pendukung.

“Kontraktor pelaksana kita harapkan melaksanakan pekerjaan dengan baik dan benar. Memperhatikan dengan sungguh-sungguh kualitas hasil pekerjaan serta waktu palaksanaan pekerjaan yang sudah disepakti,” tukas Baryen menutup. (Nov/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait