Puing-puing 11 rumah warga RT 004, Tumbang Ampit, Kelurahan Tewah, korban kebakaran, Jumat (13/3/2026) malam (atas). Bupati Gumas Jaya Samaya Monong didampingi Ketua TP PKK Gumas Ny. Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong menyerahkan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Tewah, Senin (16/3/2026).(Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Kepedulian nyata ditunjukkan Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong dengan turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Senin (16/3/2026).
Tampak dengan wajah penuh empati, Jaya didampingi Ketua TP PKK Gumas Ny. Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong dan beberapa kepala OPD, menyapa satu per satu korban, memastikan kondisi mereka serta menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok, dan perlengkapan sehari-hari. Bantuan diharapkan mampu meringankan beban warga yang kini tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.
“Musibah ini adalah duka kita bersama. Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tidak akan tinggal diam. Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi cobaan ini,” ujar Jaya dengan nada penuh kepedulian.
Kebakaran yang terjadi sebelumnya menghanguskan sejumlah rumah warga, meninggalkan luka mendalam dan kerugian material yang tidak sedikit. Api yang diduga cepat membesar membuat warga tidak sempat menyelamatkan banyak harta benda mereka.
Di lokasi, tampak suasana haru tak terbendung. Sejumlah warga tampak menitikkan air mata saat menerima bantuan. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah yang bergerak cepat memberikan respons.
“Terima kasih atas bantuan ini. Kami merasa diperhatikan dan tidak ditinggalkan,” ujar salah satu korban dengan suara bergetar.
Jaya menegaskan, Pemkab Gumas akan segera melakukan langkah lanjutan, termasuk pendataan kerusakan secara menyeluruh serta upaya pemulihan pascabencana. Ia memastikan proses penanganan tidak berhenti pada bantuan darurat saja, melainkan berlanjut hingga warga benar-benar pulih.
Sementara Lurah Tewah Noor Ifan Syah menyampaikan kebakaran hebat yang melanda wilayah RT 004,Tumbang Ampit Kelurahan Tewah, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 16.48 WIB menyisakan duka mendalam bagi warga. Sedikitnya 11 kepala keluarga (KK) harus menerima kenyataan pahit setelah rumah mereka hangus terbakar tanpa tersisa, membuat mereka kehilangan tempat tinggal sekaligus harta benda dalam sekejap.
Kobaran api yang membumihanguskan permukiman tersebut tidak hanya meninggalkan puing-puing, tapi juga trauma bagi para korban yang kini harus memulai kembali dari nol.
“Bantuan darurat langsung diserahkan pak Bupati Gunung Mas kepada para korban, meliputi peralatan masak, selimut, tikar, popok bayi, serta kebutuhan pokok seperti beras, telur, mi instan, dan bahan pangan lainnya guna meringankan beban warga terdampak,” kata Ifan.
Ia menyampaikanrasa prihatin mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah kelurahan bersama pihak terkait akan terus berupaya memberikan dukungan maksimal bagi para korban.
“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Saat ini yang terpenting adalah memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Ifan.
Lebih lanjut, ia mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Kelurahan Tewah untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah.
“Pastikan sebelum bepergian, kondisi rumah dalam keadaan aman. Periksa instalasi listrik, kabel-kabel, serta kompor gas elpiji. Apalagi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu yang kadang panas, kadang hujan,risiko kebakaran bisa meningkat jika kita lengah,” tukasnya.
Menurutnya, peristiwa itu menjadi pengingat keras bahwa kewaspadaan adalah kunci utama mencegah bencana. Pemerintah kelurahan berharap seluruh masyarakat dapat lebih disiplin dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga tragedi serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.(Nov/Aw)











