Jaya Ingatkan 4 Damang Tentang Janji Yang Diucapkan

Bupati Jaya S Monong melantik dan mengambil sumpah/janji Damang Kepala Adat Kecamatan Miri Manasa, Kahut, Rungan dan Rungan Barat di GPU Damang Batu. (Foto/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengingatkan 4 Damang Kepala Adat kecamatan Miri Manasa, Kahayan Hulu Utara, Rungan dan Rungan Barat terkait janji yang diucapkan.
“Saudara saya harapkan untuk bertindak, berbuat dan bekerja sesuai prinsif dasar, sebagaimana janji yang telah saudara-saudara ucapkan, yakni setia dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Jaya dalam sambutannya pada pengucapan sumpah/janji Damang Kepala Adat kecamatan Miri Manasa, Kahayan Hulu Utara, Rungan dan Rungan Barat, di GPU Damang Batu, Kamis (12/12).
“Saudara harus menjunjung tinggi falsafah hidup Budaya Betang, mengawal dan mempertahankan harkat dan martabat, serta hak-hak masyarakat adat Dayak. Saudara juga harus memperjuangkan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat adat Dayak untuk mencapai kemakmuran,” ujar Jaya menambahkan.
Prinsif dasar itulah kata Jaya yang selalu menjadi dasar setiap gerak langkah damang kepala adat dalam dharma bhaktinya untuk kabupaten Gumas yang tercinta.
Dia berharap ke 4 damang dalam bekerja berdasarkan peraturan yang berlaku dan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan,Polsek dan pihak lainnya.
“Jangan malu bertanya kalau memang ada hal-hal yang masih belum difahami,” ucapnya.
Suami Mimie Mariatie itu kembali menegaskan, dirinya tak ingin adat istiadat dan budaya Dayak di Gumas dilecehkan oleh siapapun. Ke 4 damang kepala adat dan damang kepala adat lainnya di Gumas dimintanya untuk mengerti adat istiadat dan budaya Dayak di Gumas.
“Dengan memahami adat istiadat dan budaya dayak, damang kepala adat di kabupaten Gunung Mas dapat menegakkan nilai-nilai adat istiadat dan budaya Dayak, sehingga tidak dilecehkan. Damang kepala adat harus memahami dulu tentang adat istiadat dan budaya Dayak di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini dan Kalteng pada umumnya,” ulas dia.
Lebih lanjut Jaya menyatakan kita semua tentu bercita-cita agar harkat, martabat dan kesejahteraan orang dayak dapat terus ditingkatkan.
“Untuk itu, mereka harus diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk berkiprah dan berperan secara optimal,sehingga mampu mewarnai perjalanan kehidupan bangsa, baik secara regional, nasional bahkan internasional,” jelasnya.
“Persoalan nyata yang kita hadapi dalam konteks ini diantaranya adalah peningkatan kualitas SDM warga Dayak, peningkatan peranan warga Dayak dalam aktivitas perekonomian,politik dan pemerintahan serta perlindungan hak-hak warga Dayak dalam menikmati potensi sumber daya alam yang ada di sekitar,” kata Jaya.
Kegiatan di hadiri Wabup Efrensia LP Umbing, Ketua DPRD Akerman Sahidar, FKPD, beberapa anggota DPRD Gumas, asisten pemerintahan dan Kesra Setda Gumas Ambo Jabar, sejumlah pimpinan OPD, sejumlah camat, lurah, damang kepala adat, tokoh masyarakat/agama/ormas dan undangan lainnya. (Nov)