Jasad Pemuda Tak Bernyawa, Kembali Ditemukan di Lokasi Ini

Ditemukan jasad seorang laki-laki bernama Muhammad alias Ahmad (25) dalam kondisi tak bernyawa di Alur Sungai DAS Sebangau, tepatnya di Muara Sampang, Desa Panduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (18/01) sekitar pukul 07.00 WIB. (Media Dayak/Ist)

Pulang Pisau, Media Dayak
 
Ditemukan jasad seorang laki-laki bernama Muhammad alias Ahmad (25) dalam kondisi tak bernyawa di Alur Sungai DAS Sebangau, tepatnya di Muara Sampang, Desa Panduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (18/01) sekitar pukul 07.00 WIB.
 
Penemuan jasad korban yang diketahui merupakan warga Desa Bahaur Tengah, Rt/Rw 004/001, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) itu masih di sekitar lokasi di mana beberapa hari sebelumnya juga ditemukan jasad korban akibat diserang buaya Sebangau pada Sabtu, (15/01).
 
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolres Pulang Pisau, AKBP Kurniawan Hartono, S.I.K melalui Kapolsek Sebangau Iptu Suwanto dalam Press Releasenya, Selasa (18/01).
 
“Telah ditemukan mayat seorang laki-laki di Alur Sungai DAS Sebangau di Muara Sampang, Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada hari Selasa tanggal 18 Januari 2022, sekira pukul 07.00 WIB,” kata Kapolsek Sebangau kepada Awak Media.
 
Kapolsek menjelaskan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan para saksi, kronologis kejadian tersebut berawal pada hari Minggu, tanggal 16 Januari 2022, sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika korban baru datang dari Desa Bahaur Tengah.
 
“Saat itu korban yang diantar oleh Sdr. Barahim yang merupakan Kaka Ipar dari korban menggunakan perahu Alkon/Cas, bermaksud untuk mendatangi Orang Tua/Ibunya beserta keluarga korban yang bekerja di Muara Sampang Desa Paduran Sebangau,” ujar Kapolsek Sebangau Kuala.
 
Kemudian lanjut Kapolsek, sekitar pukul 18.00 WIB, usai makan malam bersama keluarga, korban yang saat itu berada di dalam dapur pondok, tanpa sebab tiba-tiba berlari menuju keluar, dengan hanya menggunakan celana dalam (CD), ke arah titian tempat mandi di pinggir Sungai DAS Sebangau.
 
Karena merasa curiga, Sdr. Hartono yang juga merupakan Kaka Ipar korban, langsung mengikuti korban dari belakang. Korban yang saat itu turun dari titian tempat mandi dan naik ke atas perahu kelotok, langsung melompat dari atas perahu ke sungai dengan jarak kurang lebih 3 (tiga) meter. 
 
Setelah ditunggu cukup lama korban tidak lagi muncul ke permukaan air, Sdr. Hartono pun lalu berupaya untuk meminta pertolongan.
 
Tidak lama kemudian warga sekitar pun datang dan melakukan pencarian di seputaran tempat awal korban menceburkan diri sambil menyisiri alur sungai DAS Sebangau dengan menggunakan sarana perahu kelotok. 
 
Setelah berupaya cukup lama melakukan pencarian, korban pun akhirnya ditemukan. Namun saat ditemukan kondisi korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
 
“Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dan  atas peristiwa tersebut, selanjutnya warga melaporkan ke Polsek Sebangau Kuala guna proses lebih lanjut.” Terang Kapolsek mengakhiri.
 
Menurut keterangan dari pihak keluarga korban dan saksi, korban telah mengalami keterbelakangan mental atau gangguan jiwa sejak dari lahir. (Alp/Aw)