Jalin Kerja Sama, Pemprov Kalteng dan ITS Surabaya Tandatangani MoU

Wagub Kalteng Edy Pratowo didampingi Sekda Kalteng Nuryakin foto bersama dengan pejabat lainnya usai Penandatanganan MoU antara Pemprov Kalteng dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Kamis (22/2).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Surabaya, Media Dayak
Dalam rangka menjalin kerja sama dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo kunjungi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kedatangan Wagub disambut oleh Plh Rektor ITS Bambang Pramujati di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat lantai 2 ITS, Kamis (22/2).
Wagub mengatakan, sebagai Provinsi terluas di Indonesia, Kalteng memiliki sumber daya alam yang berlimpah, mulai dari tambang, kehutanan, perkebunan, pertanian, hingga perikanan dan kelautan.
“Kalteng mendapat kepercayaan menjadi Provinsi pertama yang ditetapkan sebagai lokasi pengembangan kawasan Lumbung Pangan Nasional Food Estate,” ucap Wagub.
Wagub menjelaskan, proyek strategis Nasional Food Estate itu mengusung konsep pertanian modern terintegrasi, yang mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan pada suatu kawasan, dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Untuk itu, Pemprov Kalteng ingin melakukan kesepakatan bersama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, yang merupakan salah satu perguruan tinggi sains dan teknologi terbaik di Indonesia,” ujar Wagub.
Menurut Wagub, kualitas sumber daya manusia unggul dan dukungan riset teknologi menjadi sebuah keharusan, agar Pemprov Kalteng mampu mengelola kekayaan sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Kalteng, khususnya sebagai Daerah Penyangga Utama IKN.
“Dengan dukungan dan kerja sama dari ITS, kami berharap kesepakatan ini akan memberikan daya dorong terhadap penelitian dan pengembangan potensi sumber daya yang dimiliki daerah Kalteng,” imbuhnya.
Wagub menyebut, kajian penelitian tersebut akan menjadi bahan pertimbangan yang penting bagi Pemda dalam memutuskan kebijakan berbasis bukti, untuk mengoptimalkan potensi-potensi daerah, pemerataan kualitas sumber daya manusia, dan peningkatan ekonomi lokal.
“Strategi kerja sama ini diharapkan dapat mendongkrak percepatan program-program pembangunan di segala sektor, sehingga manfaat pembangunan betul-betul dapat dirasakan masyarakat Kalteng,” tandasnya.
Sementara itu, Plh Rektor ITS Bambang Pramujati menyampaikan bahwa ia sangat senang dan terbuka dengan kerja sama antara Pemprov Kalteng dan ITS tersebut. “Kami sudah melakukan kerja sama juga dengan beberapa provinsi lainnya, kami yakin kerja sama dengan Pemprov Kalteng bisa berjalan baik ke depannya,” tukasnya.(MMC/YM/AW)