Jalankan Strategi Kebijakan dan Program Pengoptimal Penerimaan Pendapatan Daerah

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat membuka kegiatan seminar Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah menuju Kalteng Berkah, Kamis (19/12).(Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran meminta seluruh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) beserta seluruh Perangkat Daerah Provinsi Kalteng yang terkait sudah menjalankan strategi, kebijakan dan program sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Daerah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Sugianto Sabran saat membuka seminar Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah menuju Kalteng Berkah yang di laksanakan oleh Bapenda Kalteng, di Swissbell Hotel Danum Palangka Raya, Kamis (19/12).

Gubernur mengatakan, sebagai gambaran rata-rata perubahan target komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah selalu meningkat. Jika dilihat secara keseluruhan sebagai perbandingan, rata-rata perubahan masing-masing komponen PAD di Provinsi Kalteng berada di atas 10%, kecuali rata-rata perubahan komponen pendapatan retribusi daerah.

“Oleh karena itu, target pendapatan retribusi daerah ke depan selayaknya dapat ditingkatkan, salah satunya dengan menerapkan Peraturan Daerah yang baru disyahkan bersama dengan DPRD Provinsi Kalteng,” papar orang nomor satu di pemerintahan Bumi Tambun Bungai ini.

Gubernur menyebut, beberapa Peraturan Daerah (Perda) yang ditetapkan pihaknya, diantaranya Perda Nomor  3 Tahun 2019 tentang Retribusi Jasa Umum, Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Retribusi Jasa Usaha, dan Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. 

“Saya harapkan dengan diberlakukannya Perda tersebut, hal- hal yang berkaitan dengan penerimaan retribusi daerah segera mungkin ditingkatkan,” tegasnya.

Selain itu Gubernur juga mengungkapkan, seperti yang diketahui bersama bahwa peningkatan perekonomian secara nasional di Tahun 2020 diprediksi menurun, dijelaskan hal tersebut merupakan dampak dari persaingan ekonomi global yang selama ini diperankan oleh negara maju seperti Jepang, Cina dan Amerika Serikat

“Sehingga berdampak pada menurunnya ekspor dan turunnya produksi dalam skala nasional, berdasarkan hal tersebut besar kemungkinan akan mempengaruhi penerimaan pendapatan daerah yang menurun dibandingkan tahun sebelumnya,” terangnya

Besar harapan saya, lanjut Gubernur, walaupun gambaran dan prediksi kedepan begitu besar tantangannya bagi kita, namun kita tetap optimis bahwa target- target penerimaan pendapatan daerah kita dapat tercapai.

“Sehingga program-program pembangunan yang telah kita rencanakan demi menuju Kalteng Berkah dapat kita realisasikan bagi segenap masyarakat Kalteng,” pungkasnya.(YM)