Jalan Sehari Penuh Kasih: Intelkam Seruyan Rayakan 80 Tahun Dengan Aksi Nyata Di Tengah Masyarakat 

 Kuala Pembuang,  Media Dayak 

Tidak sekadar acara seremonial, peringatan 80 tahun Intelijen Polri diwarnai dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat oleh Satuan Intelkam Polres Seruyan, Sabtu (3/1/2026). Dari membersihkan rumah ibadah, menyalurkan bantuan, hingga anjangsana, IPTU FAHRONI dan anggotanya menghabiskan satu hari penuh untuk merajut kedekatan.

Bacaan Lainnya

Pagi: Menyapu dan Membersihkan, Merajut Toleransi di Masjid Babussalam

Pukul 09.00, seragam rompi hitam tampak sibuk menyapu pelataran, membersihkan kaca, dan merapikan tempat wudhu di Masjid Babussalam, Kuala Pembuang. Dipimpin Kasat Intelkam IPTU FAHRONI, aksi bersih-bersih ini adalah langkah pertama dalam “Operasi Kedekatan” memperingati delapan dekade pengabdian Intelijen Polri.
“Intelijen tidak selalu tentang penyelidikan. Hari ini, intelijen kami adalah kepedulian. Kami ‘mengumpulkan data’ tentang kebersihan dan kenyamanan umat, lalu kami ‘tindaklanjuti’ dengan aksi nyata,” ujar Fahroni dengan senyum, menyemangati anggotanya, menciptakan suasana hangat dan kerja sama.

Siang: Bukan Hanya Sembako, Tapi Perhatian yang Dirahasiakan

Usai membersihkan diri, tim bergerak untuk membagikan bantuan sosial tepat pukul 12.30. Sasaran mereka bukan hanya masyarakat umum yang membutuhkan, tetapi juga tokoh agama dan tokoh masyarakat yang menjadi pionir di komunitas.
“Bansos ini adalah hasil ‘penggalian informasi’ non-formal kami tentang warga yang patut mendapat perhatian lebih. Ini simbol bahwa kami hadir bukan sebagai pengawas, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang saling menjaga,” jelas seorang anggota tim. Paket bantuan diserahkan dengan rasa hormat, diselingi obrolan ringan untuk mendengar langsung aspirasi warga.

Sore: Menyambung Estafet Pengabdian ke Rumah Sang Senior

Puncak dari rangkaian kegiatan adalah anjangsana penuh khidmat ke kediaman AKP (Purn) Harjanto pukul 15.45. Kunjungan ini adalah penghormatan pada generasi pendahulu yang telah membangun fondasi.
“Kami datang untuk ‘melaporkan’ bahwa semangat Bapak masih kami teruskan, meski dengan cara yang berbeda. Ilmu dan pengalaman Bapak adalah tak ternilai bagi kami,” tutur IPTU FAHRONI dalam sambutannya. Momen haru dan tawa mewarnai pertemuan ini, mengingatkan pada estafet panjang pengabdian bagi negara.

Penutup: Hari yang Kondusif, Makna yang Mengendap

Rangkaian panjang yang dimulai dari masjid dan berakhir di rumah senior polisi ini ditutup pukul 16.50. Seluruh kegiatan berjalan lancar dan terkendali.
“Delapan puluh tahun bukan hanya angka. Ia adalah akumulasi kepercayaan. Hari ini, kami mencoba menabur benih kepercayaan itu bukan melalui operasi rahasia, tetapi melalui ketulusan yang terang-terangan di hadapan masyarakat,” pungkas IPTU FAHRONI. Aksi nyata ini diharapkan menjadi memori kolektif yang memperkuat pondasi hubungan antara Intelkam Polres Seruyan dan warga yang dilayaninya.(Hms/Lsn)

image_print

Pos terkait