Inovasi Daerah Sarana Pemerintah Mendorong Penyelenggaraan Pemerintahan Dan Pembangunan

Pj Bupati Gumas Herson B.Aden memberikan sambutan dan arahan kala membuka Penilaian Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Gumas tahun 2024 di Aula Bapperida,Kamis (18/7/2024). (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Inovasi daerah merupakan sarana Pemerintah untuk mendorong terciptanya penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang lebih produktif, efisien dan efektif.
Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Gunung Mas (Gumas) Herson B.Aden dalam sambutannya kala membuka Penilaian Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Gumas Tahun 2024 di Aula Bapperida,Kamis (18/7/2024).
Menurut Herson,
Inovasi di segala bidang adalah penyumbang utama lahirnya peradaban baru. Dalam konteks Pemerintah Daerah, inovasi berdampak bagi kemajuan suatu Daerah. Daerah yang tidak berinovasi akan tertinggal jauh dibanding Daerah lain.
Herson menyebut, tanpa inovasi tentunya segala dinamika masih berkutat di dalam peradaban terbelakang dan tradisional. Hanya perubahan ide dan praktik yang membuat peradaban ikut berubah dengan bentuk yang lebih cepat dan efektif.
“Melihat pentingnya inovasi, maka inovasi harusnya menjadi budaya yang terus dipupuk demi kemajuan daerah ini,”tambah Herson.
Lebih lanjut dikatakan Herson, salah satu upaya memupuk budaya inovasi di Kabupaten Gumas adalah dengan memberi ruang yang sebesar-besarnya terhadap penciptaan ide-ide yang inovatif dan memberikan penghargaan pada inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan.
Itu sebabnya setiap tahun lomba inovasi Perangkat Daerah dilakukan dengan cakupan yang lebih luas dari tahun-tahun sebelumnya dan melibatkan Pemerintah Desa.
“Selain sebagai pemacu budaya inovasi di Kabupaten Gunung Mas, lomba inovasi merupakan salah satu cara meningkatkan indeks inovasi Kabupaten Gunung Mas yang penilaiannya dilakukan setiap tahun oleh Kemendagri atau yang dikenal dengan Innovative Government Award (IGA),” terang Herson.
“Kembali saya ingatkan, bahwa tanpa inovasi kita akan tertinggal karena kita hanya disibukkan dengan pekerjaan yang monoton setiap hari, bulan bahkan tahun,”tegas Herson.
Kepala Bapperida Gumas Yantrio Aulia pada laporannya mengatakan, lomba inovasi daerah bertujuan menciptakan Budaya Inovasi menuju Kabupaten Gunung Mas dengan Predikat Kabupaten Terinovatif.
“Peserta lomba inovasi adalah semua perangkat daerah beserta UPT di bawahnya yang sudah menginput pada aplikasi IGA,baik dari perangkat daerah,puskesmas dan sekolah,”ujar Yantrio.
Ia menjelaskan lomba inovasi tahun 2024 adalah kegiatan rutin tahunan yang telah dilaksanakan sejak 2021. Pada tahun 2023 indeks inovasi Kabupaten Gumas berada pada peringkat 345 dari 415 kabupaten/kota dengan kategori kurang inovatif.
Pada tanggal 16 Oktober 2023 sebanyak 39 perangkat daerah telah menandatangani komitmen bersama “Satu Perangkat Daerah Satu Inovasi” setiap tahunnya.
Turut hadir,kepala perangkat daerah dan sejumlah pejabat eselon III, beberapa camat dan tamu undangan lainnya. (Nov/Lsn)