Ini yang Harus Dilakukan Bupati Gumas Kedepan

Ketua KPU Gumas Stepenson. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) tahun 2024, beberapa nama mulai dibicarakan dan digadang-gadang kepermukaan untuk maju di Pilkada Gumas 2024.

Lantas apa yang harus dilakukan bupati terpilih hasil Pilkada Gumas mendatang?

Kepada Media Dayak Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gumas Stepenson mengatakan, bupati terpilih nantinya haruslah figur yang memahami situasi dan kondisi Gumas dan berfokus pada peningkatan sumber daya manusia, sebab kemajuan suatu daerah tidak lepas dari sumber daya manusia yang baik.

“Juga pengelolaan sumber daya alam (SDA) untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan wilayah patut dilakukan bupati terpilih,” kata Stepen, Senin (13/3).

“Kita [Gumas] dikarunai Tuhan kekayaan alam yang melimpah. Itu harus dikelola dengan baik dan benar untuk kemaslahatan bersama,” tambahnya.

Kemudian menurutnya, merubah pola pikir masyarakat dari pragmatis menjadi realistis.

Masyarakat yang berpikir pragmatis cenderung mengerjakan sesuatu yang segera tercapai hasilnya, sedangkan masyarakat yang berpikiran realistis melihat sesuatu secara cermat untuk jangka panjang.

“Memang tidak gampang [merubah pola pikir masyarakat], tapi itu harus terus menerus dilakukan sehingga dengan masyarakat berpikiran realistis mereka bisa mengelola potensi usaha yang ada, di sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, perdagangan dan ekonomi kreatif lainnya,” tutur Stepen.

Fokus pembangunan lainnya, yakni infrastruktur jalan dan jembatan, kesehatan, infrastruktur air bersih serta pertanian dalam arti luas.

Sekedar diketahui, beberapa nama yang mulai dibicarakan dan digadang-gadang kepermukaan untuk maju di Pilkada Gumas 2024, diantaranya Jaya S Monong, Efrensia LP Umbing, Untung Jaya Bangas, Lohing Simon, Untung Dugan, Akerman G Sahidar, Binartha, Pdt Rayaniatie Djangkan dan sejumlah figur potensial lainnya. (Nov/Aw)