Ini Tanggapan Bupati, Kadis PU dan Ketua DPRD Terkait Pagar Jembatan BM Yang Rusak

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong. (Media Dayak/Novri JK H)

Kuala Kurun, Media Dayak

Jembatan Batu Mahasur (BM) yang membentang di atas Sungai Kahayan wilayah Gunung Mas (Gumas) pagar pembatasnya rusak. Kerusakan dipicu truk pengangkut alat berat (eksavator) yang melaju tak terkendali dan menyenggol pagar pembatas jembatan BM. Kejadiannya Rabu (23/2) namun hingga saat ini tak kunjung diperbaiki. Masyarakat pun bertanya-tanya.

Bupati Jaya Samaya Monong (JSM) mengatakan dirinya sudah menginstruksikan Kadis PU Gumas untuk segera berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wilayah  Kalteng, mengingat jembatan BM berada masuk jalan nasional. Menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR untuk memperbaiki.

Pagar pembatas jembatan Batu Mahasur yang rusak. (Media Dayak/Novri JK H)

JSM mengaku dirinya juga menginstruksikan Kadis PU untuk berkoordinasi dengan pemilik truk/alat berat yang menyebabkan kerusakan, untuk bagaimana mereka turut bertanggung jawab. Bagaimana mereka melakukan koordinasi dengan BPPJN dalam penangananya.

“Masyarakat Gunung Mas bertanya-tanya kapan itu (pagar pembatas jembatan BM) diperbaiki. Saya pun bertanya hal yang sama. Tapi semuanya kan harus melalui jalur dan mekanisme yang berlaku. Karenanya saya instruksikan Kadis PU untuk berkoordinasi dengan mereka (BBPJN dan pemilik truk/alat berat), biar mereka segera memperbaikinya,” tutur JSM, Jumat (21/5/2021).

Kadis PU Gumas Baryen, ST, M.Eng. (Media Dayak/Novri JK H)

Dikonfirmasi, Kadis PU Gumas Baryen menyatakan jembatan BM memang masuk jalan nasional. Menjadi kewenangan Kementrian PUPR melalui BBPJN untuk melakukan perbaikan. DPU Gumas pun sudah berkoordinasi dengan BBPJN untuk bagaimana penanganannya.

“Pihak BBPJN sudah mengonfirmasi bahwa kerusakan itu segera dilakukan penanganan. Sebelum hal itu dilakukan, mereka akan membentuk tim untuk mengecek kerusakan, untuk melihat kemungkinan adanya kerusakan lain dari insiden itu. Kita juga sudah berkoordinasi dengan pemilik truk/alat berat. Mereka mengaku bertanggung jawab, dan kita minta mereka berkoordinasi dengan pihak BBPJN dalam penanganannya, karena perbaikannya harus mengikuti standar BBPJN,” jabar Baryen.

Baryen berharap penanganannya oleh BBPJN tidak pakai lama, karena menurut Baryen tidak elok kelihatannya kalau keadaan itu berlarut-larut dengan police line yang menghiasinya.

Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar. (Media Dayak/Novri JK H)

Terpisah, ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar menyambut baik langkah yang dilakukan Bupati dan Kadis PU terkait penanganan segera pagar pembatas jembatan BM yang rusak.

“Kita (DPRD) mendukung apa yang dilakukan Bupati dan Kadis PU Gumas. Koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah  Kalteng sangat tepat. Kita berharap mereka (BBPJN) bersama pemilik truk/alat berat segera memperbaikinya,” kata Aker. (Nov/Lsn)