Ini Kata H Ronny Terkait Bakar Lahan Ribuan Hektar

KLARIFIKASI-H Ronny seorang warga di Kelurahan Lahei Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara mengklarifikasi video yang beredar disalah satu media sosial yang menyebutkan bahwa dirinya telah membakar lahan ribuan hektar, di rumah Kepala Desa Muara Inu, Rabu (13/3/2024).(Media Dayak/Ist)

Muara Teweh, Media Dayak

H Ronny warga di Kelurahan Lahei, Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara, merasa keberatan dengan adanya video yang menyudutkan dirinya, dimana lahan miliknya tersebut diviralkan oleh salah satu media sosial (medsos) yang dinilai membuat fitnah dengan menyebutkan bahwa adanya pembakaran lahan sampai ribuan hektar.

H Ronny yang akrab dipanggil Atak Barbir ini mengatakan bahwa lahan itu merupakan lahan milik warga di Desa Muara Inu yang dijual kepada dirinya. Karena merasa lahan tersebut adalah miliknya sendiri dan sewajarnyalah ia membuka lahan untuk kepentingan dirinya dalam berkebun.

“Bahkan pekerjaan pembukaan lahan oleh warga yang merupakan pemilik lahan itu sendiri, meski lahan itu dibeli, saya tetap memperdayakan warga pemiliknya meski sebagian,” kata H Ronny di saat berada di rumah Kades Muara Inu Hernedi, Rabu (13/3/2024).

Ia pun mempertanyakan kepada Kades Muara Inu apakah ada yang kenal dengan warga yang berjejer diupload dalam video tersebut, ternyata warga tersebut bukan dari warga Muara Inu. “Itu hanya warga dari luar Desa Muara Inu,” tegasnya.

Ia juga memaparkan, bahwa lahannya itu didapat dari warga Desa Muara Inu, bukan dari warga desa sebelah, dan lahan yang dibuka itu sekitar 150 hektar, kemudian lahan yang dibakar hanya sekitar 20 hektar saja, jadi tidak ada pembakaran lahan sampai ribuan hektar.

“Saya merasa difitnah atas video tersebut, sebab dampaknya viral dan bahkan sejumlah intansi terkait ikut disibukkan seperti pihak kepolisian akibat tanpa konfirmasi,” ucapnya.

Padahal kata dia, setiap mulai pembakaran lahan tersebut selalu berkoordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Barito Utara supaya mendapat arahan dan saran terkait pembakaran yang dilakukan secara bertahap.

“Oleh karena itu, besok Kamis (14/3/2024) saya membawa naik ke lokasi untuk meninjau kebenaran kondisi lahan tersebut, termasuk pihak kepolisian,” jelasnya.

Sementara Kepala Desa Muara Inu, Hernedi membenarkan lahan yang dimiliki H Ronny adalah lahan dari warganya yang berasal dari Desa Muara Inu sejak masa kades terdahulu sampai ke masa jabatannya dan bukan dari warga desa luar.

Dikatakan Kades Muara Inu, terkait dengan adanya orang-orang yang ada dalam video tersebut, Kades Muara Inu sama sekali tidak mengenalnya, dan bukan dari warga Desa Muara Inu.

Terkait pengggunaan lahan tersebut mau dibuat kebun atau untuk apa? “Itu terserah pak Haji, karena lahan itu milik dia. Yang pasti lahan tersebut benar masuk wilayah Desa Muara Inu,” pungkasnya.(lna/Aw)