Ini Alasan Pelayanan Puskesmas Jaar Belum Dipindah ke Gedung Baru

Gedung baru Puskesmas Edison Jaar di Kabupaten Barito Timur

Tamiang Layang, Media Dayak

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur (Bartim), Jimmi WS Hutagalung mengungkapkan, pelayanan Puskesmas Edison Jaar belum dipindahkan dari rusunawa ke gedung yang baru dibangun untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu kembali terjadi lonjakan kasus positif COVID-19.

“Puskesmas Jaar belum dipindah ke gedung baru untuk persiapan seandainya terjadi ledakan COVID-19 di Barito Timur, karena rusunawa itu adalah tempat isolasi COVID-19 terpusat Barito Timur dan memiliki ruangan yang cukup banyak,” jelas Jimmi kepada Borneonews, Kamis (24/03).

Jadi nanti apabila terjadi ledakan kasus, lanjut dia, maka yang pengelolaan isolasi terpusat di rusunawa dilakukan Puskesmas Jaar tanpa perlu mencari tenaga kesehatan baru lagi yang bertugas di sana.

“Kita tinggal bagi saja petugas di sana, baik perawatnya, dokternya maupun kesling semua sudah di rusunawa,”tambah Jimmi.

Dia menjelaskan, di rusunawa tersebut dinas kesehatan telah mempersiapkan dan memisahkan ruangan untuk yang terkontaminasi dan ruangan steril.

Jimmi memahami keinginan masyarakat agar fasilitas gedung puskesmas yang baru segera digunakan, namun penanggulangan covid-19 menjadi dasar pertimbangan khusus sebelum memindahkan pelayanan dari rusunawa yang merupakan tempat sementara selama gedung baru dibangun.

“Kalau memang sudah aman maka kita akan pindahkan pelayanan Puskesmas Jaar ke gedung yang baru, karena itu kita akan evaluasi terus perkembangan covid-19 di Barito Timur apalagi sekarang di luar negeri mulai muncul varian Deltacron,”katarnya.

Terkait masalah air bersih yang dikeluhkan masyarakat, pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki hal tersebut sehingga masyarakat yang datang ke puskesmas maupun tenaga kesehatan tidak kesulitan mendapatkannya air bersih di sana.

“Kami sudah koordinasi dengan dinas lingkungan hidup masalah air bersih dan direktur PDAM untuk memasang jaringan air bersih,” jelas Jimmi. (TL/RHF)