IDI Katingan Bantu Siswa MIN dan Warga Terdampak Kebakaran di Pasar Kasongan

Ketua IDI cabang Kabupaten Katingan, dr Agnes beserta pengurusnya saat menyerahkan bantuan uang tunai kepada Lurah Kasongan Lama Zainal Fahrudin untuk disalurkan kepada siswa MIN dan sejumlah, warga terdampak kebakaran di jalan Bungai kelurahan Pasar Kasongan, Rabu siang (11/2) kemaren, di aula Kelurahan Kasongan Lama. (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kabupaten Katingan bantu puluhan siswa MIN di bawah Kemenag Kabupaten Katingan dan MTs di bawah Yayasan Al Badar, yang bangunan sekolahnya turut terbakar pada insiden kebakaran di pasar Kasongan jalan Bungai Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan pada beberapa pekan yang lalu. 

Yang menyerahkan bantuan tersebut, selain Ketua IDI cabang Kabupaten Katingan dr Agnes, juga sejumlah pengurusnya, termasuk juga dr Novitantie selaku anggota dan sekaligus direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar – Kasongan. Sedangkan bantuannya diterima oleh Lurah Kasongan Lama Zainal Fahrudin dan ketua MIN setempat untuk disalurkan kepada siswa MIN dan warga terdampak kebakaran, Rabu siang (11/2), di aula Kelurahan Setempat dalam bentuk uang tunai. 

 
Adapun maksud dan tujuan diserahkannya bantuan tersebut menurut ketua IDI cabang Kabupaten Katingan, dr Agnes adalah, sebagai rasa keprihatinan dan bentuk kepedulian terhadap siswa MIN yang gedung sekolahnya turut terbakar. “Begitu pula terhadap 27 korban terdampak kebakaran yang rumahnya turut terbakar pada insiden kebakaran di pasar Kasongan jalan Bungai Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir beberapa pekan lalu,” kata Agnes. 
 
Adapun dana yang diserahkan untuk bantuan tersebut menurut Agnes, merupakan kumpulan bantuan dari 105 pengurus dan anggota IDI cabang Kabupaten Katingan, termasuk seluruh dokter spesialis. “Jadi, uang tunai yang kami serahkan ini merupakan dana yang dikumpulkan dari semua pengurus dan anggota IDI cabang Kabupaten Katingan,” terang ketua IDI yang juga sekretaris Dinas Kesehatan ini. 
 
Pada intinya, IDI cabang Kabupaten Katingan, selalu hadir di saat terjadinya bencana, bukan hanya bencana kebakaran saja, tapi juga bencana banjir dan sejumlah bencana lainnya. Bahkan, sebelum diserahkannya bantuan tersebut, IDI cabang Kabupaten Katingan ini menurutnya, satu hari pada pasca kebakaran, langsung membuka posko pelayanan kesehatan di lokasi pasca kebakaran, dengan tujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis terhadap para korban terdampak kebakaran, yang personilnya dari puskesmas terdekat selama dua pekan. 
 
Dengan bantuan yang diberikan ini, dirinya berharap kepada siswa MIN dan warga yang terdampak kebakaran agar tetap bersekolah untuk menuntut ilmu di sekolah dan selalu mempunyai semangat dalam menjalankan hidup rumah tangganya ke depan. “Saya tahu, bantuan ini tidak seberapa, namun setidaknya dapat meringankan beban bagi siswa dan dan korban terdampak kebakaran ini,” harap mantan direktur RSUD Nas Amsyar Kasongan ini. (Kas/Aw)