HPL: Kemacetan Kurun-Palangka Bukan Ulah Kami!

Kemacetan ruas Palangka-Kuala Kurun terjadi akibat salah satu truk pengangkut kayu dari Sei Hanyo mengalami kerusakan. Truk tersebut bukan milik PT HPL. (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
PT Hutan Produksi Lestari (HPL) melalui salah satu staf humasnya Edy Slamet menegaskan, kemacetan yang terjadi di wilayah Desa Tanjung Karitak, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bukan ulah angkutan (truck) pihaknya yang mengangkut hasil produksi.
“Bukan. Itu (kemacetan yang terjadi) bukan ulah kami. Kami saat ini lebih memfokuskan pengangkutan hasil olahan melalui jalur sungai menggunakan kapal tongkang,” kata Bika melalui sambungan telepon, Jumat (3/12).
Lanjut dia, pihaknya dulu memang ada menggunakan kendaraan angkutan jenis truck, namun saat ini pihaknya sudah menggunakan jalur sungai.
“Kami saat ini mengurangi penggunaan jalur darat. Truk yang menyebabkan kemacetan itu kami tegaskan bukan milik kami,” serunya.
Karib disapa Bika, dia kembali menegaskan kemacetan dan kerusakan jalan bukan semata-mata ulah pihaknya, namun juga andil dari PBS di wilayah Kecamatan Kurun dan Kecamatan Kapuas Hulu.
“Banyak PBS yang memakai jalan lintas provinsi. Seperti truck pengangkut batu bara ataupun truck pengangkut sawit. Kemacetan dan kerusakan jalan yang terjadi, itu karena mereka melintasi jalan itu,” tutupnya. (Nov/Aw)