Hingga Juni 2023, Tercatat 38 Kasus Karhutla di Palangka Raya

Data Kasus Karhutla di Palangka Raya hingga Juni 2023 .(Media Dayak/IsenMulang)

Palangka Raya, Media Dayak

Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menyebutkan, hingga juni 2023 ini setidaknya ada 38 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kota Palangka Raya dengan luasan mencapai 27,20 hektare. Kasus Karhutla terjadi hampir di semua Kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya, kecuali untuk wilayah Kecamatan Rakumpit.

“Berdasarkan data pada bulan Mei hingga Juni memang kasus Karhutla mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dengan rincian Kecamatan Jekan Raya ada 19 kasus, Pahandut 4 kasus, Sebangau 12 kasus, Bukit Batu 3 kasus, sementara untuk wilayah Rakumpit sendiri idak ada,” kata Emi, Jumat (23/6/2023).

Emi menyebutkan, meningkatnya kasus Karhutla yang terjadi pada bulan Mei hingga Juni ini dikarenakan pada bulan tersebut memang terjadi cuaca panas yang ekstrem sehingga sangat berpotensi memicu karhutla.

“Seperti yang kita ketahui memang bulan Mei hingga Juni ini terjadi cuaca panas yang ekstrem sehingga hal inilah yang memicu terjadinya karhutla,” ungkap Emi.

Emi mengatakan jika kondisi cuaca panas ekstrem ini tetap berlanjut, maka bukan tidak mungkin kasus Karhutla di tahun ini akan meningkat. Untuk itu Emi mengajak agar seluruh stakeholders agar bersama-sama mengantisipasi kemungkinan tersebut.

“Jadi harapan saya agar semua stakeholder bersama-sama mengantisipasi terjadinya kemungkinan tersebut. Tentunya kita tidak ingin terjadi Karhutla lagi di Kota Palangka Raya ini, akan tetapi kita harus selalu siap siaga dan waspada,” tutupnya. (MCIM/Ytm/Lsn)