Hilang di Sungai Barito, Satu ABK Aleksandro B Asal Sikka, NTT

PENCARIAN KORBAN  : Tim gabungan terus mencari dua korban hilang di Sungai Barito, sekitar Jetty  PT MPG di Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, sejak.  Sabtu, (4/4/2026) .(Media Dayak/BPBD Barito Utara)
 
Muara Teweh, Media Dayak 
 
Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Aleksandro 
Brianonggasa (25), asal Desa Rokirole, RT 5, RW 2, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, NTT, hilang di Sungai Barito, wilayah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Sabtu (4/4/2026) malam. 
 
Korban belum ditemukan bersama satu korban lain, yakni 
Bripda Vikma Setiawan (22), anggota Dir Samapta Polda Kalteng yang sedang bertugas di Barito Utara. Korban beralamat di Desa Beriwit, Kabupaten Murung Raya. 
 
Kedua korban hilang di sekitar Dermaga PT. Multi Persada Gatra Megah (MPG) sebuah perusahaan besar sawit, Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, Sabtu sekitar pukul 21.00 WIB. 
 
Belum ada keterangan pers  mengenai kronologi, termasuk penyebab kedua korban hilang. Namun sejak Minggu (5/4/2026) pagi, pencarian secara intensif dilakukan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Polairud, Dinas Dankarmat, Dishub, PT. Bina Karya, PT. MPG, dan masyarakat setempat. 
 
Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara Rizali Hadi, Minggu, mengatakan, pencarian korban pada hari pertama telah digelar. 
 
Menurut dia, pencarian dilaksanakan pada siang hari pukul 13.00 WIB dengan metode penyisiran di aliran sungai Barito dengan Radius sekitar 2,6 Km dari titik tempat kejadian.
 
Sebelumnya pada pagi hari pencarian dengan radius sekitar 500 meter dari titik kejadian. Pencarian korban menggunakan sebuah speedboat BPBD dan sebuah speedboat milik Ditpolairud Polda Kalteng Marnit Muara Teweh.  
 
Eksternal PT MPG Denok, tak membantah peristiwa yang terjadi di sekitar dermaga perusahaan sawit tersebut. Ia mengaku pencarian sedang dilakukan.(Lna/Lsn)