Herson Buka Rakor Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan

Pembukaan Rakor MDAHK Kabupaten Gumas di Gedung Kaharingan Center oleh Pj Bupati Gumas Herson B. Aden, Jumat (4/10/2024). (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Penjabat (Pj) Bupati Gunung Mas (Gumas) Herson B.Aden membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MDAHK) Kabupaten Gumas di Gedung Kaharingan Center Jalan Pangeran Diponegoro Kuala Kurun, Jumat (4/10/2024).
“Selamat atas dilaksanakannya rakor ini,semoga dapat membawa manfaat besar dalam meningkatkan kemajuan bagi Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan Kabupaten Gunung Mas umumnya dan umat Hindu Kaharingan khususnya,” kata Herson.
Lebih lanjut Herson mengatakan, Pemkab Gumas menyambut baik kegiatan, guna memberikan pemahaman, meningkatkan wawasan sekaligus menjadi upaya dalam menyamakan persepsi terhadap tata cara upacara ritual dari rukun kelahiran, rukun perkawinan, rukun kematian dan beberapa upacara ritual umat Hindu Kaharingan lainnya.
“Agar tidak terjadi perbedaan persepsi dalam pelaksanaannya dari sekarang sampai masa mendatang,” ujar Herson.
Dia berharap apa yang direncanakan, dirancang nantinya, akan mendapatkan hasil yang terbaik untuk kemajuan umat Hindu Kaharingan di Gumas dan mendapatkan petunjuk dan restu dari Ranying Hatalla Langit Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sementara, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Gumas H.Hairil Saleh Al Zainudin menyampaikan melalui rakor MDAHK ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi di antara para pengurus, lembaga, pemuda, penyuluh agama, tokoh agama Hindu se-Gumas, sekaligus membahas persoalan keumatan dan permasalahan lainnya yang berkembang.
“Saya berharap pada rapat koordinasi ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling berinteraksi dan membahas penyelesaian hal-hal yang berkaitan dengan pembinaan pelayanan dan pemberdayaan umat Hindu Kaharingan, sehingga para pengurus lembaga majelis daerah, kelompok pemuda, penyuluh agama, mempunyai bahasa dan tujuan yang sama, serta dapat menerapkan dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung dalam mendukung kebijakan pemerintah, baik yang berkaitan dengan peningkatan kerukunan umat beragama,” papar Hairil.
Rakor dengan tema Hindu Kaharingan Moderat dan Bermartabat, Hairil mengajak umat Hindu Kaharingan untuk selalu memelihara kerukunan, toleransi dan saling menghargai dan menghormati, agar keamanan dan kenyamanan di Gumas selalu terjaga, terlebih menjelang pelaksanaan pilkada serentak 27 November 2024 yang akan datang.
“Selamat melaksanakan rapat koordinasi, semoga sukses, berjalan dengan lancar, dan apa yang dimusyawarahkan mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” ujar Hairil.
Naro selaku ketua panitia kegiatan melaporkan materi rakor,terkait penetapan biaya laluh basir/pisor yang melaksanaan upacara ritual keagamaan Hindu Kaharingan antara lain, biaya/laluh 22 jenis upacara ritual balian, biaya/laluh 8 jenis upacara ritual tawur, penetapan biaya/laluh 7 Jenis upacara ritual sangiang dan hal-hal penting lainnya yang terkait dengan standar laluh/biaya pelaksanaan setiap ritual keagamaan umat Hindu Kaharingan.
“Rakor ini juga terkait penyusunan buku petunjuk teknis (talatah) upacara ritual tiwah dan upacara ritual balaku untung, upacara ritual perkawinan umat Hindu Kaharingan, upacara ritual kematian dan petunjuk penguburan di wilayah Kabupaten Gunung Mas,” kata Naro.
Selanjutnya, pemeriksaan dan penyesuaian tata bahasa yang terdapat pada ayat-ayat kandayu/kidung rohani Agama Hindu Kaharingan, pembentukan pengurus majelis basir/pisor, pembentukan pengurus lembaga pelayanan ritual dan sosial kegamaan Hindu Kaharingan Gumas, serta pembentukan beberapa lembaga keagamaan lainnya yang sangat diperlukan oleh umat Hindu Kaharingan di Wilayah Gumas.
Turut hadir, unsur forkompimda, Ketua Sementara DPRD Gumas Herbert Y. Asin, beberapa kepala OPD dan tamu undangan lainnya. (Nov/Aw)